Bakteri TB Terlepas, Rumah Sakit Ini Evakuasi Karyawan

Bakteri TB Terlepas, Rumah Sakit Ini Evakuasi Karyawan

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Senin, 09 Jul 2018 08:06 WIB
Bakteri TB Terlepas, Rumah Sakit Ini Evakuasi Karyawan
Lepasnya bakteri tuberkulosis (TB) membuat John Hopkins Hospital mengevakuasi puluhan karyawannya. Foto: REUTERS
Jakarta - Lepasnya bakteri tuberkulosis (TB) membuat John Hopkins Hospital di Baltimore, Amerika Serikat, mengevakuasi puluhan karyawannya. Hal ini dilakukan untuk menghindari paparan bakteri TB kepada para karyawan.

Kim Hoppe, juru bicara John Hopkins University menyebut bakteri TB terlepas saat hendak dipindahkan dari gedung riset kanker. Akibatnya, dua gedung yang diduga terkontaminasi bakteri TB harus dikosongkan.

Tonton juga video 'Mitos Menyesatkan Tentang Penyakit Tuberkulosis':

[Gambas:Video 20detik]


"Sejauh ini belum ada satu orang pun yang positif terpapar. Namun dua gedung tersebut harus dikosongkan hingga dinyatakan aman oleh otoritas kesehatan," ujar Hoppe, dikutip dari Reuters.
Evakuasi Rumah Sakit John Hopkins karena virus TB terlepasEvakuasi Rumah Sakit John Hopkins karena bakteri TB terlepas Foto: REUTERS

Para karyawan yang berada di dalam gedung tempat bakteri terlepas pun langsung menjadi isolasi. Mereka akan dievaluasi untuk melihat apakah ada tanda-tanda infeksi TB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pantauan dari helikopter memperlihatkan betapa ramainya orang-orang yang dievakuasi. Terlihat pula ada tenda yang sengaja didirikan bagi mereka yang tidak fit atau dicurigai besar terinfeksi bakteri TB.

TB sendiri merupakan penyakit menular yang berbahaya. Evakuasi dibutuhkan karena bakteri TB bisa menular dengan mudah lewat udara.

Sekitar 10,5 juta orang terdiagnosis TB setiap tahunnya. Dari jumlah tersebut, 1,7 juta meninggal setiap tahun karena terlambat berobat.

Bakteri TB Terlepas, Rumah Sakit Ini Evakuasi Karyawan
(mrs/up)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads