Padahal menurut psikolog, hipnotis tidak bisa dilakukan semudah itu. Monica Sulistiawati dari Personal Growth menyebut untuk bisa dihipnotis, seseorang harus berada dalam keadaan fokus dan sugestif.
Fungsi tepuk pundak, dan dalam beberapa kasus tepuk tangan, dikatakan Monica adalah membuat orang yang ingin dihipnotis fokus kepada pelaku. Tepuk pundak dilakukan untuk menarik perhatian, sekaligus melemahkan kewaspadaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Monica mengatakan karena sifatnya yang hanya untuk menarik perhatian, maka tepuk pundak tidak bisa membuat seseorang langsung berada dalam pengaruh hipnotis.
Tonton juga 'Cowok Suka Dandan? Ini Kata Psikolog':
Bahkan Monica menambahkan, orang-orang yang waspada biasanya justru lebih sadar dengan lingkungan. Perhatian mereka pun sulit terfokus ke pelaku hipnotis jika hanya ditepuk pundaknya saja.
"Dengan kesadaran yang tinggi (balik lagi ke definisi hipnosis, yakni kondisi sugestif dan terfokus) seharusnya orang yang ditepuk tersebut dapat memilih untuk mengikuti keinginan orang lain atau tidak," ungkap Monica.
"Sehingga tidak benar jika hipnosis dapat dilakukan hanya dengan menepuk pundak atau tangan di depan wajah," tutupnya.












































