Selasa, 24 Jul 2018 13:00 WIB

Mengapa Sebagian Orang Benci Mencium Bau Bir? Ini Dia Alasannya

Suherni Sulaeman - detikHealth
Tak semua orang menyukai aroma bir (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Bertemu teman di sebuah bar, tentu sulit untuk bisa Anda hindari. Apalagi bila Anda termasuk orang yang tidak suka minum-minuman beralkohol dan menghirup baunya. Hmmm, tak aneh, tapi pasti banyak juga yang bertanya-tanya. Pasalnya, dari sekian banyak pecinta bir di luar sana, apa sih yang membuat sebagian orang membenci bau bir?

Seperti dikutip dari Times of India, preferensi ini berhubungan dengan gen yang memutuskan bagaimana seseorang memproses hal-hal yang terasa pahit bersama dengan minuman dingin tersebut.

Menariknya, sebagian orang yang hendak mencicipi bir pahit tersebut akan mengaktifkan sistem evolusi yang berfungsi untuk menjauhkan diri dari makanan maupun minuman yang berpotensi berbahaya dan beracun bagi tubuh. Hal inilah yang akhirnya membuat orang-orang tidak tahan dengan pahitnya bir.

Beda halnya dengan orang-orang yang menyukai rasa bir, mereka cuma memiliki selera tunggal dan selera itu justru malah menentang naluri evolusioner mereka.



Pada dasarnya, manusia memiliki lima selera rasa, yaitu dapat merasakan rasa asin, manis, asam, gurih dan pahit. Nah, setelah pengecap mengidentifikasi jenisnya, ia mengirimkan sinyal ke otak. Sementara faktanya dalam tubuh manusia, hanya ada dua reseptor untuk mengidentifikasi makanan asin dan ada 25 untuk mengenali rasa pahit.

Akan tetapi, bukan reseptor pahit saja yang membuat Anda merasa ngeri pada rasa bir, karbonasi yang terkandung dalam bir rupanya juga mempengaruhi reseptor, yang juga terkait dengan variasi genetik. Sehingga, inilah alasan yang membuat sebagian orang tidak tertarik dengan kombinasi dingin dan pahit pada bir.

(hrn/up)