Valsartan Ditarik, Alternatif Obat Hipertensi Masih Ada

Valsartan Ditarik, Alternatif Obat Hipertensi Masih Ada

Firdaus Anwar - detikHealth
Sabtu, 28 Jul 2018 13:11 WIB
Valsartan Ditarik, Alternatif Obat Hipertensi Masih Ada
Beberapa obat hipertensi yang mengandung Valsartan ditarik dari peredaran karena kontaminasi zat pengotor. Foto: Thinkstock
Jakarta - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI belum lama ini mengumumkan bahwa beberapa obat berbahan Valsartan ditarik dari peredaran. Alasannya karena temuan kontaminasi zat pengotor Nitrosodimethylamine (NDMA) yang dikhawatirkan berisiko kanker.

Obat yang ditarik di Indonesia spesifiknya adalah Varten Tablet 80 mg dan 160 mg buatan PT Actavis Indonesia serta Valesco Kaplet Salut Selaput 40 mg, 80 mg, dan 160 mg.



ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menanggapi hal tersebut dr Siska Suridanda Danny, SpJP(K), dari Perhimpunan Kardiovaskular Indonesia (PERKI) mengatakan bahwa pasien tidak perlu panik. Alasannya karena masih ada alternatif obat hipertensi lainnya.

"Yang ditarik itu hanya sebagian manufaktur yang bahan bakunya datang dari sumber tertentu, dari China. Ada beberapa merek Valsartan, apalagi yang original bukan generik, sudah menyatakan mereka tidak menggunakan bahan baku yang terkontaminasi," kata dr Siska saat ditemui detikHealth di Hotel Santika Premiere, Slipi, Jakarta Selatan, Kamis (26/7/2018).

Sumber yang dimaksud oleh dr Siska adalah perusahaan farmasi Zhejiang Huahai. Badan Pengawas Obat Eropa (EMA) menduga zat pengotor tercampur ke obat saat perusahaan mengubah proses produksinya di tahun 2012.

Lalu bagaimana untuk memastikan obat hipertensi kita aman digunakan? dr Siska menyarankan agar seorang pasien berkonsultasi terhadap dokter.

"Tinggal cek ke dokter yang meresepkan dia pakai apa, bahan bakunya dari mana. Kalau bahan bakunya bukan dari China, yang original maka sejauh ini dinyatakan aman," pungkasnya.



Tonton juga video: 'Ayo Buktikan Mitos Darah Tinggi'

[Gambas:Video 20detik]

(fds/up)

Berita Terkait