Selasa, 31 Jul 2018 18:58 WIB

Anak Kecil Jadi Binaraga, Dokter: Mungkin Berprestasi Tapi Tidak Sehat

Firdaus Anwar - detikHealth
Anak kecil jadi binaraga, mungkin berprestasi tapi tidak sehat/Foto: Instagram Anak kecil jadi binaraga, mungkin berprestasi tapi tidak sehat/Foto: Instagram
Jakarta - Binaragawan cilik mungkin sebutan yang tepat untuk anak-anak dengan otot kekar di usia dini. Tentunya hal tersebut bisa dicapai lewat cara sama yang dilakukan orang-orang dewasa yaitu lewat latihan beban intensif.

Sebut saja contohnya Ryusei Imai, bocah delapan tahun asal Jepang yang dijuluki 'Bruce Lee' mini. Selain itu anak dari bintang sepakbola Christiano Ronaldo juga disebut-sebut berbadan kekar berkat rutin mengikuti kebiasaan sang ayah.

Terkait hal tersebut dokter spesialis olahraga dr Michael Triangto, SpKO mengingatkan bahwa binaragawan cilik bukan sesuatu yang disarankan. Dari sisi medis anak yang latihan beban sejak dini akan berisiko untuk mengalami gangguan pertumbuhan.

Ini karena otot-otot dan tulang anak masih belum siap menerima beban berlebih.

"Katakanlah contoh di bulu tangkis ada latihan lompat gawang, kalau anak terlalu kecil sudah dilatih seperti itu akan jadi jaluan, keluar jalunya. Di bawah tempurung lutut akan ada tulang yang menonjol jadi seperti jalu pada ayam," kata dr Michael saat dihubungi detikHealth pada Selasa (31/7/2018).

"Dari sisi prestasi mungkin ya bisa dapet tapi bukan kesehatannya," lanjut dokter yang berpraktik di Klinik Slim and Health RS Mitra Kemayoran dan Mal Taman Anggrek ini.

Dalam kehidupan sehari-hari seorang anak tentunya tidak membutuhkan otot-otot yang besar. Bila memang anak ingin olahraga beban disarankan melakukan body weight training seperti push up, sit up, planking, dan masih banyak lagi.

"Apakah dengan melakukan latihan seperti itu akan dipake dalam kehidupan sehari-hari? Pasti tidak. Anak segitu normalnya masih sekolah tidak membutuhkan beban yang berat," pungkas dr Michael.

(fds/hrn)