Menurut Massachusetts Institute of Technology, ketika kamu memutuskan tidur siang habis makan, tubuh akan bekerja lebih keras saat mencerna makanan yang terakhir kamu konsumsi dan ini bisa mengarah ke berbagai isu kesehatan. Nah lho.
Dikutip dari Live Strong, berikut ini empat ancaman kesehatan jika kamu membiasakan terlelap sesudah makan besar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Waspada stroke
|
Foto: Thinkstock
|
Penelitian, yang berfokus pada 500 orang sehat (250 yang sebelumnya mengalami stroke dan 250 yang didiagnosis dengan sindrom koroner akut) menemukan bahwa mereka yang menunggu dengan waktu paling lama antara makan dan tidur berada pada risiko terendah untuk stroke.
Teori lain mengatakan bahwa ini ada kaitannya dengan masalah pencernaan dampaknya pada tekanan darah, kadar gula darah, dan jumlah kolesterol yang bisa mempengaruhi kemungkinan mengalami stroke. Akan tetapi memang perlu studi lebih lanjut untuk mengonfirmasi hal tersebut.
Heartburn (rasa panas di area dada)
|
Foto: thinkstock
|
Heartburn disebabkan oleh kelebihan asam lambung sehingga menghasilkan sensasi terbakar yang menyebar dari perut ke dada. Kadang-kadang sampai ke tenggorokan.
Refluks asam
|
Foto: Thinkstock
|
Karena itu, tidur setelah makan dapat memperburuk kondisi ini. Bila tidak diobati, asam lambung yang masuk ke kerongkongan dapat merusak selaput lendir.
Kenaikan berat badan
|
Foto: ilustrasi/thinkstock
|
Meski begitu, tidak dianjurkan pula untuk langsung bergerak usai makan. Istirahat maksimum 15-20 menit kemudian kamu bisa memanfaatkan waktu untuk berjalan kaki.











































