Senin, 06 Agu 2018 18:57 WIB

Kata Dokter Mengenai Penggunaan Plastik yang Berbahaya saat Kurban

Christantio Utama - detikHealth
Plastik sering digunakan sebagai wadah daging kurban. (Foto: Yulida-detikcom)
Jakarta - Sebentar lagi hari raya Idul Adha akan segera dilaksanakan oleh masyarakat Indonesia dan panitia kurban sudah mempersiapkan berbagai hal untuk acara tersebut, berhubungan dengan hal tersebut Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta mengimbau pihak yang melakukan kurban untuk tidak menggunakan kantong plastik hitam untuk membungkus daging kurban yang akan dibagikan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI, Isnawa Aji, mengungkapkan bahwa penggunaan kantong plastik hitam yang merupakan proses daur ulang berpotensi mengandung zat karsinogen yang berbahaya untuk kesehatan.



Saat dihubungi oleh redaksi detikHealth dr Fielda Djuita, SpRad(K), Onk.Rad, spesialis radiasi onkologi menuturkan bahwa untuk penggunaan kantong plastik sebaiknya dikurangi.

"Sebaiknya kita meminimalkan penggunaan kantong plastik, tapi jika memang sangat membutuhkan plastik pilihlah plastik yang sudah aman untuk makanan," tutur dr Fielda Djuita.

Karsinogen sendiri adalah sebuah zat berbahaya yang dapat menyebabkan sel kanker dalam tubuh berkembang.

"Untuk membuktikan dalam kantong plastik itu mengandung zat berbahaya yang dapat menyebabkan penyakit pada seseorang butuh penelitian yang lebih lanjut. Jadi kita tidak bisa memastikan bahwa karena menggunakan kantong plastik hitam menjadi penyebab utama dari timbulnya penyakit tertentu. Banyak faktor yang bisa membuat seseorang terkena penyakit, bukan hanya karena kantong plastik," jelasnya.

(fds/fds)