Kamis, 09 Agu 2018 17:32 WIB

Cukai Rokok Naik, Ini Manfaat Ganda yang Didapat

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Menaikkan cukai rokok disebut sebagai cara tepat untuk mengatasi defisit anggaran yang dialami BPJS Kesehatan. Padahal, manfaatnya bukan cuma itu. Foto: Ari Saputra Menaikkan cukai rokok disebut sebagai cara tepat untuk mengatasi defisit anggaran yang dialami BPJS Kesehatan. Padahal, manfaatnya bukan cuma itu. Foto: Ari Saputra
Jakarta - Usulan untuk menggunakan cukai rokok sebagai dana pembiayaan Jaminan Kesehatan Nasional memiliki manfaat ganda. Selain penambahan pendapatan bagi pemerintah, program pengendalian tembakau juga berjalan.

Yurdhina Meilissa dari Center for Indonesia's Strategic Development Initiatives (CISDI) mengatakan dana yang didapat dari menaikkan cukai rokok bisa menjaga keberlangsungan program JKN. Sehingga, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan tak perlu melakukan efisiensi penjaminan.



"Karena kita tahu, menaikkan iuran bukan solusi yang akan diambil oleh Presiden. Karena itu, cukai rokok bisa menjadi sumber dana yang sustainable, bukan solusi sementara," ujar Yurdhina, dalam diskusi Kenaikan Cukai Rokok untuk Pendanaan JKN di Hotel Morrissey, Jl KH Wahid Hasyim, Jakarta Pusat.

Manfaat kedua, kenaikan cukai rokok akan menurunkan jumlah konsumsi tembakau masyarakat. Yurdhina mengatakan berdasarkan data Bappenas, rokok menjadi pengeluaran utama kedua keluarga setelah beras.

Menurunkan konsumsi rokok dikatakannya memiliki dampak jangka panjang. Selain alokasi keuangan keluarga yang bisa digunakan untuk membeli makanan bergizi, risiko mengalami penyakit bersumber rokok juga akan berkurang.

"Ketika konsumsi berkurang, penyakit bersumber rokok juga menurun, dana JKN tak terkuras, sekaligus menurunkan angka kesakitan dn kematian akibat rokok," terangnya.

"Tak hanya itu, keluarga yang tadinya beli rokok sekarang bisa beli makanan bergizi, risiko stunting berkurang sesuai dengan prioritas presiden. Indonesia akan memiliki generasi masa depan yang bebas stunting," tandasnya.

(mrs/up)
News Feed