Senin, 13 Agu 2018 11:40 WIB

Enak atau Enek? Studi Sebut Makan Jangkrik Baik untuk Kesehatan Usus

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Makan serangga seperti jangkrik mungkin terasa jijik dan menggelikan. Namun sebuah studi menyebut makan jangkrik ada manfaatnya. Foto: ilustrasi/thinkstock Makan serangga seperti jangkrik mungkin terasa jijik dan menggelikan. Namun sebuah studi menyebut makan jangkrik ada manfaatnya. Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta - Makan serangga seperti jangkrik mungkin terasa jijik dan menggelikan. Namun sebuah studi menyebut makan jangkrik ada manfaatnya lho.

Valerie Stull dari Madison Nelson Institute for Environmental Studies, University of Wisconsin, mengatakan tren makan serangga saat ini sedang terjadi di Eropa dan Amerik Serikat. Serangga diklaim memiliki kandungan baik bagi usus dan saluran cerna.


"Minat mengonsumsi serangga saat ini sedang tinggi. Selain ramah lingkungan, serangga juga alternatif sumber protein selain hewan ternak seperti sapi dan babi," ungkap Stull dikutip dari Foxnews.

Penelitian dilakukan kepada 20 partisipan dewasa berusia 18 hingga 48 tahun. Partisipan dibagi menjadi dua kelompok, dengan satu kelompok mengonsumsi jangkrik yang digoreng tepung dan kelompok lain sebagai kontrol.

Selama penelitian, sampel kotoran dan darah partisipan diambil secara berkala. Mereka juga diminta mengisi survei soal kesehatan salurn cerna sebelum dan sesudah penelitian.

Hasil penelitian menyebut ada perubahan dalam sistem metabolisme tubuh kelompok yang mengonsumsi jangkrik. Peneliti menemukan lebih banyak bakteri baik dari kotoran kelompok pertama.

Tak hanya itu, peneliti juga menemukan adanya penurunan kadar TNF-alpha, protein tubuh yang berhubungan dengan depresi dan kanker. Ke depannya dibutuhkan penelitian dalam skala yang lebih besar untuk melihat lebih jauh manfaat jangkrik sebagai sumber protein alternatif.





Tonton juga 'Mau Makan Roti dari Tepung Jangkrik?':


(mrs/up)
News Feed