Riset menyatakan seseorang dengan kekuatan otot rendah lebih cepat meninggal. Risiko ini mencapai 50 persen dibanding yang punya kekuatan otot sedikit diatas standar. "Kekuatan otot sangat penting untuk kesehatan dan umur panjang," kata Duchowny dilansir dari Men's Health.
Kekuatan otot diukur melalui grip strength yang diperoleh dengan menggenggam erat dinamometer. Duchowny mengatakan, grip strength bisa digunakan untuk memperkirakan kondisi kesehatan secara menyeluruh dan umur panjang. Grip strength lebih efektif dibanding parameter pengukuran lain, misal massa otot.
Batasan grip strength adalah 39 kilogram untuk laki-laki dan 22 kilogram untuk perempuan. Riset dilakukan terhadap 8.326 responden berusia 65 tahun atau lebih. Dalam riset ini, sebanyak 46 persen responden berkategori lemah.
Kategori lemah menandakan kekuatan otot responden kurang dari standar yang ditetapkan. Angka ini meningkat dibanding riset sebelumnya yang menyatakan, hanya 10 hingga 13 responden yang masuk kategori lemah.
Dengan temuan ini, Duchowny berharap grip strength menjadi bagian dari pemeriksaan kesehatan. Parameter ini untuk mendeteksi menurunnya kekuatan otot yang menandakan adanya penuaan. Dokter dan pasien selanjutnya bisa mengantisipasi tanda tersebut sebelum grip strength menurun.
Saksikan juga video 'Wah! Makan Keju Ini Bisa Buat Panjang Umur':
(up/up)