Kamis, 30 Agu 2018 15:30 WIB

Disebut Mengandung Streptococcus, Susu Ultra Pastikan Produknya Aman

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Surat tentang susu UHT yang terkontaminasi bakteri tersebut beredar di media sosial (Foto: detikHealth)
Jakarta - Penggemar Susu Ultra sempat dibikin cemas menyusul beredarnya sepucuk surat dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Surat tersebut menyatakan sampel Susu Ultra Full Cream 250 ml mengandung bakteri Streptococcus sp.

Tak mau tinggal diam, Pt Ultrajaya Milk Industry Tbk yang memproduksi susu tersebut melakukan penelusuran. Uji mutu dilakukan pada retain sample (sampel yang disimpan di pabrik) diperiksa sesuai kode produksi yang diinformasikan oleh seorang pegawai yang menguji sampel.

Hasilnya, semua sampel yang diperiksa secara organoleptik dan mikrobiologi memiliki rasa dan aroma yang normal. Juga tidak ditemukan kandungan bakteri alias steril.

"Susu Ultra yang beredar di pasaran saat ini tetap AMAN dikonsumsi," demikian dikutip dari rilis yang diterima detikHealth, Kamis (30/8/2018).



Sebelumnya, General Manager Public Relations PT Ultrajaya Muh Muhthasawwar menyebut risiko kontaminasi bisa terjadi ketika terjadi kerusakan pada kemasan, yang memungkinkan masuknya mikroba. Kerusakan tersebut bisa terjadi baik dalam proses penyimpanan maupun distribusi.

Muhthasawwar juga menyayangkan bahwa kemasan produk yang dikeluhkan tidak disimpan, baik oleh dinas maupun Balai Besar Veteriner di Maros.





Tonton juga 'Yakin Ini Susu? Atau Perasa Susu?:

[Gambas:Video 20detik]

(up/ask)