Jakarta -
Tak hanya leader, hampir seluruh anggota iKON selalu ikut andil dalam produksi albumnya. Mulai dari produksi lagu hingga tampilan di atas panggung. Mereka bertujuh dituntut selalu kreatif menampilkan berbagai ide.
Salah satu yang menentukan tetap kreatif adalah tubuh yang selalu sehat. Sayangnya, hal ini tak selalu mudah karena orang kreatif terbiasa tenggelam dalam pekerjaan. Akibatnya mereka tak menaruh perhatian pada diri sendiri dan lingkungan sekitar.
"Mereka tak menyadari rasa lapar atau pegal saat bekerja," kata ahli psikologi kesehatan okupasi dan direktur Research Centre for Applied Psychology at the University of Bedfordshire Gail Kinman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut tips menjaga kesehatan supaya tetap sehat dan kreatif dilansir dari creativebloq.com.
Periksa sarana kerja
Foto: ilustrasi/thinkstock
|
Sarana kerja harus mendukung kesehatan bila hendak digunakan dalam waktu lama. Misal kursi dan meja yang ergonomis supaya tidak mudah pegal, mouse yang nyaman, dan pencahayaan yang baik. Postur tubuh harus tetap tegak dengan jarak lengan dan kaki yang tidak terlalu dekat atau jauh. Jangan sampai kreativitas turun karena tubuh pegal dan tak nyaman.
Olahraga saat bekerja
Foto: Thinkstock
|
Olahraga beda dengan berdiri selama beberapa menit saat bekerja. Berdiri mungkin bisa mengurangi rasa pegal atau bosan karena duduk sepanjang waktu. Namun berdiri terlalu lama berisiko mengakibatkan varieses dan gangguan pembuluh darah arteri. Punggung juga berisiko sakit bila postur berdiri salah.
Sering jalan kaki
Foto: ilustrasi/thinkstock
|
Semua jenis pekerjaan, termasuk di dunia kreatif, rentan stres akibat tuntutan yang tinggi. Stres diperparah dengan batas waktu yang pendek dan ketidakpastian pekerjaan. Bila hal ini terjadi, biasanya hasil kerja tak optimal meski telah menghabiskan banyak waktu. Kinman menyarankan pekerja untuk sesekali meredakan stres dengan berjalan kaki. Bisa juga dengan menemui teman atau mengalihkan perhatian dalam bidang lain.
Menjalin hubungan sosial
Foto: thinkstock
|
Pekerja kreatif identik dengan karakter asyik di dunia sendiri, atau tak banyak bicara di lingkungan umum. Kinman menyarankan pekerja kreatif tetap menjalin hubungan sosial dengan lingkungan di sekitarnya. Tak jarang hubungan sosial memberi ide baru bagi pekerja kretif. Tentunya, hubungan sosial harus terjalin antar personal bukan lewat media sosial.
Kenali diri sendiri
Foto: thinkstock
|
Kinman mengingatkan pekerja kreatif untuk mengenali dirinya sendiri. Tubuh memberi tanda berbeda saat mengalami stress, depresi, atau sekadar mengalami hari yang buruk. Gejala depresi atau pra-depresi harus segera tertangani karena berisiko buruk bagi kesehatan. Korbannya bisa mengalami gangguan fungsi tubuh, ketergantungan obat, hingga bunuh diri. Gejalanya meliputi rasa rendah diri, tak bisa menikmati kehidupan setiap hari, dan kurang konsentrasi.
Sarana kerja harus mendukung kesehatan bila hendak digunakan dalam waktu lama. Misal kursi dan meja yang ergonomis supaya tidak mudah pegal, mouse yang nyaman, dan pencahayaan yang baik. Postur tubuh harus tetap tegak dengan jarak lengan dan kaki yang tidak terlalu dekat atau jauh. Jangan sampai kreativitas turun karena tubuh pegal dan tak nyaman.
Olahraga beda dengan berdiri selama beberapa menit saat bekerja. Berdiri mungkin bisa mengurangi rasa pegal atau bosan karena duduk sepanjang waktu. Namun berdiri terlalu lama berisiko mengakibatkan varieses dan gangguan pembuluh darah arteri. Punggung juga berisiko sakit bila postur berdiri salah.
Semua jenis pekerjaan, termasuk di dunia kreatif, rentan stres akibat tuntutan yang tinggi. Stres diperparah dengan batas waktu yang pendek dan ketidakpastian pekerjaan. Bila hal ini terjadi, biasanya hasil kerja tak optimal meski telah menghabiskan banyak waktu. Kinman menyarankan pekerja untuk sesekali meredakan stres dengan berjalan kaki. Bisa juga dengan menemui teman atau mengalihkan perhatian dalam bidang lain.
Pekerja kreatif identik dengan karakter asyik di dunia sendiri, atau tak banyak bicara di lingkungan umum. Kinman menyarankan pekerja kreatif tetap menjalin hubungan sosial dengan lingkungan di sekitarnya. Tak jarang hubungan sosial memberi ide baru bagi pekerja kretif. Tentunya, hubungan sosial harus terjalin antar personal bukan lewat media sosial.
Kinman mengingatkan pekerja kreatif untuk mengenali dirinya sendiri. Tubuh memberi tanda berbeda saat mengalami stress, depresi, atau sekadar mengalami hari yang buruk. Gejala depresi atau pra-depresi harus segera tertangani karena berisiko buruk bagi kesehatan. Korbannya bisa mengalami gangguan fungsi tubuh, ketergantungan obat, hingga bunuh diri. Gejalanya meliputi rasa rendah diri, tak bisa menikmati kehidupan setiap hari, dan kurang konsentrasi.
(up/up)