Jumat, 07 Sep 2018 10:45 WIB

Saran Ahli Nutrisi Agar Tak Keracunan Telur Setengah Matang

Rosmha Widiyani - detikHealth
Telur setengah matang bisa saja mengandung parasit (Foto: iStock)
Jakarta - Telur bisa dikonsumsi dalam berbagai bentuk, termasuk mentah dan setengah matang. Bagi sebagian orang, telur yang dikonsumsi tak terlalu matang lebih baik karena mengandung banyak nutrisi.

Praktisi gizi dan kebugaran Jansen Ongko mengingatkan untuk berhati-hati bila hendak mengonsumsi telur setengah matang. Telur yang tidak matang sempurna bisa menyebabkan keracunan bila terkontaminasi lalu dikonsumsi saat imunitas turun.

"Telur harus benar-benar bersih supaya tidak ada bakteri yang masuk," katanya.



Bila perlu, masyarakat bisa mengecek terlebih dulu kondisi peternakannya. Hal ini untuk memastikan kebersihan kandang, keamanan pangan, dan kesehatan unggas. Dianjurkan juga untuk memeriksa proses pengumpulan telur untuk memastikan kebersihannya.

Eropa menerapkan standar berbeda untuk telur yang dikonsumsi setengah matang. Negara yang yakin terhadap kebersihan dan kualitas peternakan unggasnya membolehkan warganya mengonsumsi soft boiled eggs, misalnya Inggris. Sementara yang lain menyarankan warganya makan telur hanya dalam kondisi matang.

Tubuh juga harus dalam kondisi sehat bila ingin makan telur setengah matang. Sistem imun yang baik mencegah penyakit infeksi akibat bakteri dalam telur. Hasilnya tubuh tetap sehat usai makan telur yang tidak terlalu matang.




Saksikan juga video 'Bagaimana Cara Bedakan Telur Segar?':

[Gambas:Video 20detik]

(up/up)