Jumat, 07 Sep 2018 12:07 WIB

Razia Perokok di Probolinggo, Diganti Pakai Nasi Bungkus

M Rofiq - detikHealth
Tenaga medis di Probolinggo melakukan razia rokok di Pertigaan Hayam Wuruk, jalur protokol Kota Probolinggo. Foto: M Rofiq
Probolinggo - Sejumlah tenaga medis yang berdinas di Puskesmas Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo melakukan kampanye anti rokok pada Jumat (7/9/2018). Uniknya kampanye dilakukan dengan cara melakukan razia pada para perokok di jalan.

Kampanye dilakukan di Pertigaan Hayam Wuruk, jalur protokol Kota Probolinggo. Beberapa tenaga medis sambil mengenakan kostum replika puntung atau bungkus rokok menyita rokok para pengguna jalan dan menggantinya dengan nasi bungkus.

Yanto, salah seorang pengguna jalan mengapresiasi adanya kampanye antirokok tersebut. Selain memberikan penyadaran kepada para pecandu rokok, melalui kampanye masyarakat bisa tahu tentang bahaya rokok.

"Bagus sih aksi seperti ini pak, saya sendiri juga perokok. Dulu sempat nyoba berhenti, namun ketagihan lagi. Biasanya kepinginnya pas lagi santai, atau pas fokus kerja gitu. Sebenarnya maunya ya berhenti merokok, tapi gimana lagi sulit," ungkap Yanto.

Tenaga medis di Probolinggo lakukan razia rokok di jalan.Tenaga medis di Probolinggo lakukan razia rokok di jalan. Foto: M Rofiq



Rokok yang diambil ditukar dengan nasi bungkus.Rokok yang diambil ditukar dengan nasi bungkus. Foto: M Rofiq


Kepala Puskesmas Kelurahan Jati dr Endah Ayu Lestari berharap melalui aksi ini pecandu rokok di Indonesia, terutama di Kota Probolinggo bisa berkurang.

"Jadi dampak rokok ini kaitannya dengan penyakit paru-paru, di mana untuk jumlah penderita TBC di Indonesia sudah menduduki peringkat ke 2 terbanyak di dunia," kata Endah.

"Diharapkan melalui kegiatan-kegiatan seperti ini, masyarakat bisa sadar, dan setidaknya tahu akan bahaya dari merokok itu apa," tandasnya.

Kampanye antirokok tersebut berlangsung sekitar 1 jam dan cukup menyedot perhatian masyarakat.




Saksikan juga video 'Go Barter, Aksi Tukarkan Rokok dengan Pisang di Sukabumi':

[Gambas:Video 20detik]

(lll/fds)