Sabtu, 22 Sep 2018 17:00 WIB

Jangan Dipencet! Ini Cara Tepat Tangani Bisul

frp - detikHealth
Ilustrasi bisul. Foto: ilustrasi/thinkstock Ilustrasi bisul. Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta - Seorang dokter bernama Gia Pratama mengisahkan pertemuannya dengan sang istri sangat unik, yakni akibat bisul. Kisah tersebut viral di Twitter dan telah dibagikan sebanyak 18 ribu kali.

Bisul juga menjadi sorotan akibat kisah tersebut. Kondisi kesehatan ini walau sering terjadi, namun masih banyak yang salah kaprah dalam menanganinya. Misal, apakah bisul harus dipencet atau tidak agar cepat sembuh. Dr dr I Gusti Nyoman Darmaputra, SpKK, dari D&I Skin Centre Denpasar menjelaskan seperti berikut.

"Bisul yang utama jangan dipencet, karena pemencetan dapat menyebabkan penyebaran infeksi menjadi lebih luas." kata dr Darma kepada detikHealth, Jumat (21/9/2018).


Bagaimana jika bisul sudah terlanjur pecah karena tidak sengaja? dr Darma menyebutkan bahwa umumnya bisul yang sudah menjadi abses atau nanah sudah terkumpul sehingga apabila pecah dan nanah keluar dapat sembuh. Namun dapat menyebabkan bekas luka pada kulit dan berisiko menyebarkan infeksi.

Bisul sebaiknya diberikan kompres hangat dan diolesi salep antibiotik. Jika sudah pecah, bekas luka harus segera dirawat dengan baik agar tidak menyebabkan kuman masuk dan menyebabkan infeksi, misal ditutup menggunakan kaca steril.

Dalam kisahnya yang viral, Gia juga menolong calon mertuanya tersebut dengan mengeluarkan nanahnya. Gia lalu memberikan betadine dan ditutup dengan kassa steril, serta memberikannya obat minum agar ia bisa duduk kembali.

(frp/up)