Selasa, 25 Sep 2018 14:42 WIB

Banyak Disalahgunakan, Ini Fungsi Benzodiazepine Sesungguhnya

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Walau sering disalahgunakan, obat penenang Benzodiazepine sebenarnya banyak lho manfaatnya (Foto: thinkstock) Walau sering disalahgunakan, obat penenang Benzodiazepine sebenarnya banyak lho manfaatnya (Foto: thinkstock)
Jakarta - Seorang perempuan berinsial ADL nekat menerobos iring-iringan Presiden Jokowi di area Tol Cimanggis. Tes urine telah dilakukan dan temukan positif mengandung benzodiazepine. Benzodiazepine merupakan sebuah obat psikoaktif yang digunakan untuk mengobati serangkaian kondisi kesehatan psikologis maupun neurologis.

"Itu bukan obat terlarang, tapi harus dengan resep dokter, kayak semacam obat penenang, obat tidur, iya (pengemudi saja)" kata Kanit Laka Lantas Polres Jaktim AKP Agus saat dihubungi detikcom, Selasa (25/9/2018).

Dilansir Medical News Today, konsumsi benzodiazepine dapat menyebabkan rasa ngantuk, bingung, pusing, hingga kehilangan kemampuan menentukan arah. Dalam tahap berat, konsumsi benzodiazepine dapat menyebabkan gangguan penglihatan, penurunan kesadaran hingga sakit kepala dan gejala depresi.

Sangat disarankan mengkonsumsinya hanya dalam jangka pendek agar aman dan efektif, karena penggunaan jangka panjang bisa mengakibatkan ketergantungan, overdosis dan fatal terutama jika dicampur dengan alkohol. Berikut beberapa masalah dan kondisi kesehatan yang bisa diobati dengan benzodiazepine dalam jangka waktu pendek:



1. Insomnia: Benzodiazepine biasanya digunakan sebagai pengobatan jangka pendek pada pengidap insomnia parah. Kandungan di dalamnya dapat membantu mengurangi kecemasan dan kejang, merilekskan otot dan memicu tidur.

2. Generalized anxiety disorder (GAD): Obat ini kerap digunakan untuk pengobatan gangguan kecemasan. Institut Kesehatan Nasional Inggris (NICE) merekomendasikan mengonsumsi benzodiazepine tidak lebih dari satu bulan.

3. Kejang: Benzodiazepine merupakan antikonvulsan yang sangat kuat dan efektif untuk mencegah kejang epilepsi yang terus-menerus.

4. Berhenti minum alkohol: Biasanya benzodiazepine diresepkan bagi mereka yang sedang ingin berhenti dari kecanduan alkohol. Tipe yang biasa diresepkan adalah chlodiazepoxide diikui dengan diazepam. Obat-batan ini membantu mereka dengan menyingkirkan racun dari sistem rubuh dan mengurangi risiko gejala parah.

5. Serangan panik: Karena efek anti-anxietasnya, benzodiazepine sangat efektif untuk mengobati kecemasan yang terkait dengan gangguan panik. Asosiasi Psikiater Amerika (APA) menyebutkan banyak percobaan studi berbeda mendukung penggunannya untuk pengobatan ini. Namun NICE tetap tidak merekomendasikan menggunakannya dalam jangka panjang.




Saksikan juga video 'Brokington, Pria Bugil Penerobos Istana Positif Gunakan Sabu':

[Gambas:Video 20detik]

(frp/up)
News Feed