Jakarta -
Banyak orang malas banget untuk melakukan cek kadar kolesterol, khususnya anak muda. Tapi begitu udah tinggi, panik deh dan bingung harus berbuat apa. Intinya pola makan harus kembali diatur, tentu olahraga juga harus semakin digalakkan.
Nah, detikHealth sudah merangkumnya dari Health Line beberapa makanan yang bisa membantu kamu untuk dapatkan kembali tubuh yang sehat bebas kolesterol tinggi. Yuk simak makanan apa saja yang bisa masuk daftar dietmu mulai sekarang.
Minyak zaitun
Foto: iStock
|
Minyak zaitun adalah sumber kaya asam lemak tak jenuh tunggal yang dapat membantu meningkatkan kadar kolesterol HDL dan menurunkan kolesterol LDL. Ini juga merupakan sumber polifenol, beberapa di antaranya telah terbukti mengurangi peradangan yang dapat mendorong penyakit jantung.Tambahkan minyak zaitun dalam saladmu untuk menambah cita rasa dan juga membantumu mendapatkan kembali kolesterol dengan level yang normal.
Sayur... sayur!
Foto: Thinkstock
|
Beberapa sayuran sangat tinggi dalam pektin, yaitu serat larut yang bisa jadi penurun kolesterol. Ini juga ditemukan dalam apel dan jeruk. Sayuran kaya pektin antara lain terong, wortel dan kentang.
Intinya, sayur-sayuran memberikan berbagai senyawa menyehatkan. Senyawa tanaman ini terkait dengan manfaat kesehatan termasuk perlindungan terhadap penyakit jantung. Jangan malas makan sayur ya!
Bawang putih
Foto: Dok. Kementan
|
Banyak penelitian yang mengaitkan bawang putih dalam membantu menurunkan tekanan darah pada individu dengan tekanan darah tinggi. Studi lain telah menyarankan bawang putih dapat membantu menurunkan kolesterol total dan LDL, meskipun efeknya kurang kuat.Enggak sulit kan untuk mendapatkan bawang putih, secara ini bisa dicampurkan untuk bahan masakan. Ayo atur pola makan jadi semakin sehat.
Kacang, terutama walnut dan almond
Foto: Istimewa
|
The American Heart Association merekomendasikan makan empat porsi 1,5 ons (sekitar segenggam) kacang yang tidak diasinkan dan tidak direbus setiap minggunya, dan Food and Drug Administratio (FDA) Amerika mengatakan bahwa makan 1,5 ons kacang per hari dapat mengurangi risiko penyakit jantung, seperti dikutip dari Live Science.Kacang-kacangan juga mengandung protein. Mereka sangat kaya L-arginine, asam amino yang membantu membuat oksida nitrat. Ini dapat membantu mengatur tekanan darah seseorang.
Dark chocolate
Foto: iStock
|
Satu studi menemukan orang dewasa yang sehat dan minum minuman coklat dua kali sehari selama sebulan memiliki dampak yang sangat baik bagi kesehatan. Para peminum kakao melihat penurunan kolesterol LDL 0,17 mmol / l (setara dengan 6,5 mg / dl). Tekanan darah mereka juga menurun dan kolesterol HDL meningkat.Kakao dan cokelat hitam juga tampaknya mampu melindungi kolesterol LDL dalam darah dari oksidasi, sehingga risiko mengalami sakit jantung juga menurun.
Minyak zaitun adalah sumber kaya asam lemak tak jenuh tunggal yang dapat membantu meningkatkan kadar kolesterol HDL dan menurunkan kolesterol LDL. Ini juga merupakan sumber polifenol, beberapa di antaranya telah terbukti mengurangi peradangan yang dapat mendorong penyakit jantung.
Tambahkan minyak zaitun dalam saladmu untuk menambah cita rasa dan juga membantumu mendapatkan kembali kolesterol dengan level yang normal.
Beberapa sayuran sangat tinggi dalam pektin, yaitu serat larut yang bisa jadi penurun kolesterol. Ini juga ditemukan dalam apel dan jeruk. Sayuran kaya pektin antara lain terong, wortel dan kentang.
Intinya, sayur-sayuran memberikan berbagai senyawa menyehatkan. Senyawa tanaman ini terkait dengan manfaat kesehatan termasuk perlindungan terhadap penyakit jantung. Jangan malas makan sayur ya!
Banyak penelitian yang mengaitkan bawang putih dalam membantu menurunkan tekanan darah pada individu dengan tekanan darah tinggi. Studi lain telah menyarankan bawang putih dapat membantu menurunkan kolesterol total dan LDL, meskipun efeknya kurang kuat.
Enggak sulit kan untuk mendapatkan bawang putih, secara ini bisa dicampurkan untuk bahan masakan. Ayo atur pola makan jadi semakin sehat.
The American Heart Association merekomendasikan makan empat porsi 1,5 ons (sekitar segenggam) kacang yang tidak diasinkan dan tidak direbus setiap minggunya, dan Food and Drug Administratio (FDA) Amerika mengatakan bahwa makan 1,5 ons kacang per hari dapat mengurangi risiko penyakit jantung, seperti dikutip dari Live Science.
Kacang-kacangan juga mengandung protein. Mereka sangat kaya L-arginine, asam amino yang membantu membuat oksida nitrat. Ini dapat membantu mengatur tekanan darah seseorang.
Satu studi menemukan orang dewasa yang sehat dan minum minuman coklat dua kali sehari selama sebulan memiliki dampak yang sangat baik bagi kesehatan. Para peminum kakao melihat penurunan kolesterol LDL 0,17 mmol / l (setara dengan 6,5 mg / dl). Tekanan darah mereka juga menurun dan kolesterol HDL meningkat.
Kakao dan cokelat hitam juga tampaknya mampu melindungi kolesterol LDL dalam darah dari oksidasi, sehingga risiko mengalami sakit jantung juga menurun.
(ask/up)