Sabtu, 29 Sep 2018 10:52 WIB

Pusat Krisis Kemenkes Kirim Tim ke Donggala-Palu Pasca Gempa dan Tsunami

Widiya Wiyanti - detikHealth
Tim kesehatan TNI berangkat ke Palu. Foto: Pradita Utama Tim kesehatan TNI berangkat ke Palu. Foto: Pradita Utama
Jakarta - Tidak dipungkiri bahwa peristiwa bencana alam seperti yang baru saja terjadi, gempa di Donggala dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah bisa menimbulkan korban jiwa maupun luka. Korban selamat pun pasti butuh evakuasi segera.

Dengan sigap, tim kesehatan baik dari Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan, TNI dan POLRI, juga dari rumah sakit di beberapa daerah dikerahkan menuju lokasi kejadian.

"Pagi ini dari Pusat Krisis terbang ke lokasi. Tadi malam tim Dinkes Sulbar berangkat. Pagi ini tim dari RSUP Kandou Manado dan RSUP Wahidin Makasar berangkat. Tim lengkap dr spesialis, dr umum, perawat dan obat obatan," kata Achmad Yurianto selaku Kepala Pusat Penanggulangan Krisis Kesehatan Kemenkes kepada detikHealth melalui pesan singkat, Sabtu (29/9/2018).



Tim kesehatan dari TNI dari Jakarta dan Malang, imbuh Achmad, akan mendirikan rumah sakit lapangan di lokasi kejadian. Dan juga rumah sakit kapal TNI AL berangkat dari Jakarta pagi ini.

"Prinsip tangani cepat dengan mendahulukan kapasitas kesehatan terdekat yang bisa membantu. Yang pasti di Palu juga masih ada dokter. Kami memperkuat sesuai kebutuhan," lanjutnya.

Tidak hanya dikerahkan dari Jakarta, Achmad mengatakan tim kesehatan bisa dikirim dari daerah mana saja. Disiapkan pula tim pengganti yang akan diturunkan ke lokasi.

"Jadi tidak harus dari jakarta. Kita kirimkan dari Makassar, Manado, Surabaya. Disiapkan tim pengganti dari Semarang, Jogja, Jakarta, Bandung, dan seterusnya," tegas Achmad.


Terkait gempa dan tsunami di Sulawesi ini detikcom menggandeng KitaBisa dan Aksi Cepat Tanggap menggalang donasi untuk meringankan derita para korban. Silakan berdonasi melalui channel di bawah ini.





(wdw/up)