Kemenkes Tangani Lebih dari 500 Korban Luka di Kota Palu

Kemenkes Tangani Lebih dari 500 Korban Luka di Kota Palu

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Minggu, 30 Sep 2018 18:15 WIB
Kemenkes Tangani Lebih dari 500 Korban Luka di Kota Palu
Sejumlah warga Palu mengungsi di tenda darurat di depan kantor Wali Kota Palu (Foto: Pradita Utama)
Jakarta - Laporan tim Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan RI hingga pukul 16.00 WIB menyebut 540 korban gempa di Kota Palu mengalami luka berat. Saat ini mereka telah mendapat perawatan di Rumah Sakit.

Dalam rilisnya pada Minggu (30/9/02018), Kemenkes menyebut sebanyak 28 korban dirawat di RS Woodward Palu, 114 korban di RS Budi Agung Palu, 54 korban di RS Samaritan Palu, 160 korban di RS Undata Mamboro Palu, dan 184 korban di RS Wirabuana.

Selain itu juga ada 44 pengungsi di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar yang diangkut dengan Pesawat Hercules. Rencananya mereka akan ditampung di Asrama Haji namun masih mengalami trauma masuk gedung. Saat ini berkumpul di terminal keberangkatan, 3 di antaranya akan dirujuk ke RS Sayang Rakyat, terdiri dari 1 ibu hamil dan 2 korban luka-luka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



Tim Pusat Krisis Kesehatan juga mencatat 384 korban jiwa dengan rincian 10 korban meninggal di RS Wirabuana, 50 meninggal di RS Masjid Raya, 161 meninggal di RS Bhayangkara, 141 meninggal di RS Undata, 20 meninggal di Kelurahan Pantoloan Induk, dan 2 di Kelurahan Pajeko.

Sementara itu, adanya peringatan diri cuaca di Indonesia juga diantisipasi kemungkinan terjadi dampak ke Sulawesi Tengah. Saat ini dilaporkan potensi hujan lebat terjadi di Jambi dan Kalimantan Barat. Potensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir terjadi di Aceh, Sumateran Utara, Sumatera Barat, Bengkulu dan Papua.

(up/up)

Berita Terkait