Kamis, 04 Okt 2018 12:48 WIB

Tanggapan Resmi BPOM RI Soal 'Torpedo' dan Aksi Sayat Lengan di Pekanbaru

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Kepala BPOM Penny K Lukito (Foto: Grandyos Zafna) Kepala BPOM Penny K Lukito (Foto: Grandyos Zafna)
Jakarta - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) merespons heboh aksi sayat lengan oleh 56 siswa SMP di Pekanbaru. Mereka diduga melakukannya setelah mengonsumsi minuman suplemen bermerek Torpedo.

Terkait hal itu, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Pekanbaru menerima sampel produk Torpedo rasa aneka buah dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Pekanbaru. Sampel tersebut menjalani uji laboratorium .

"Hasil pengujian laboratorium menunjukkan produk Torpedo tidak mengandung benzodiazepin," tegas BPOM RI dalam rilis resminya, Kamis (4/10/2018).



Produk minuman yang dimaksud merupakan suplemen kesehatan yang memiliki Nomor Izin Edar/NIE POM SD.132644341. BPOM memastikan produk tersebut dijamin mutu, manfaat dan keamanannya.

"BBPOM di Pekanbaru telah menyampaikan hasil pengujian ini kepada BNN Kota Pekanbaru untuk kemudian disampaikan kepada masyarakat bahwa Torpedo tidak mengandung benzodiazepin," demikian dikutip dari pom.go.id.

Benzodiazepin merupakan psikotropika yang sering digunakan sebagai obat penenang untuk gangguan kecemasan. Jenis psikotropika ini juga kerap disalahgunakan oleh pecandu narkoba.



Selengkapnya berikut ini penjelasan resmi BPOM RI:

PENJELASAN BPOM RI TENTANG MINUMAN SUPLEMEN KESEHATAN TORPEDO

Sehubungan dengan informasi yang viral beredar di media sosial serta laporan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Pekanbaru tentang 56 siswa SMP di Pekanbaru yang menyayat tangannya setelah mengonsumsi minuman suplemen kesehatan merek Torpedo, bersama ini dijelaskan beberapa hal sebagai berikut:

  1. Balai Besar POM (BBPOM) di Pekanbaru telah berkoordinasi dengan BNN Kota Pekanbaru untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.
  2. Tanggal 27 September 2018 BBPOM di Pekanbaru telah menerima sampel produk Torpedo rasa aneka Buah dari BNN Kota Pekanbaru, untuk selanjutnya diperiksa dan diuji di laboratorium.
  3. Berdasarkan hasil pemeriksaan produk, Torpedo merupakan produk minuman suplemen kesehatan yang telah terdaftar di BPOM RI dengan Nomor Izin Edar/NIE POM SD.132644341. NIE diterbitkan setelah BPOM RI melakukan evaluasi terhadap aspek keamanan, manfaat dan mutu, produk termasuk proses produksi.
  4. Hasil pengujian laboratorium menunjukkan produk Torpedo tidak mengandung benzodiazepin.
  5. BBPOM di Pekanbaru telah menyampaikan hasil pengujian ini kepada BNN Kota Pekanbaru untuk kemudian disampaikan kepada masyarakat bahwa Torpedo tidak mengandung benzodiazepin.
  6. BPOM RI terus melakukan pengawasan dan berkoordinasi dengan BNN dan instansi terkait untuk memantau perkembangan kasus ini dan memastikan bahwa produk minuman suplemen yg dikonsumsi masyarakat memenuhi standar keamanan, manfaat dan mutu yang telah ditetapkan.


BPOM RI terus mengajak masyarakat untuk selalu ingat Cek "KLIK" (Kemasan, Label, izin Edar dan Kedaluwarsa) sebelum membeli atau mengonsumsi Obat dan Makanan. Pastikan kemasannya dalam kondisi utuh, baca informasi pada label, pastikan memiliki izin edar dari BPOM RI, dan tidak melewati masa kedaluwarsa.

Masyarakat sebagai konsumen dapat berperan aktif dalam pengawasan obat dan makanan dengan melaporkan jika menemukan produk yang bermasalah. Apabila masyarakat memerlukan informasi lebih lanjut dapat menghubungi Contact Center HALO BPOM di nomor telepon 1-500-533 (pulsa lokal), SMS 0-8121-9999-533, email halobpom@pom.go.id, twitter @HaloBPOM1500533, atau Unit Layanan Pengaduan Konsumen (ULPK) Balai Besar/Balai POM di seluruh Indonesia. (up/wdw)