Jumat, 05 Okt 2018 16:25 WIB

Ada Kanker Prostat dan Pembesaran Prostat, Apa Bedanya?

Widiya Wiyanti - detikHealth
Selain kanker prostat, ada pula pembesaran prostat. Foto: iStock Selain kanker prostat, ada pula pembesaran prostat. Foto: iStock
Jakarta - Setelah aktor senior Rudy Wowor meninggal karena kanker prostat pada Jumat (5/10) pagi, banyak orang terutama pria yang pasti kemudian lebih menyadari bahayanya penyakit ini.

Ternyata selain kanker prostat, yang perlu diwaspadai adalah pembesaran prostat. Apa bedanya sih?

Keduanya memengaruhi kelenjar prostat. Prostat sendiri adalah kelenjar berukuran seperti buah kenari yang terletak di bawah kandung kemih pria yang berfungsi untuk mengeluarkan dan menyimpan sejenis cairan yang menjadi dua pertiga bagian dari air mani.



Dikutip dari Mayoclinic, kanker prostat adalah jenis kanker yang menyerang daerah prostat yang berada di bawah kandung kemih. Biasanya, penyebaran kanker ini cenderung lambat yang tidak akan menimbulkan efek yang serius. Namun terdapat juga jenis kanker prostat yang menyebar dengan cepat dan bisa mengakibatkan kematian.

Sedangkan pembesaran prostat atau benign prostatic hyperplasia (BPH) adalah kondisi membesarnya kelenjar prostat namun bukan karena kanker. BPH ini juga tidak dapat menyebar ke bagian tubuh lain.

Gejala keduanya cenderung sama, seperti kebutuhan mendesak untuk buang air kecil, frekuensi buang air kecil meningkat. Namun, pada kanker prostat, buang air kecil bisa terasa menyakitkan, seperti terbakar, dan tak jarang bersamaan dengan darah. Sedangkan BPH tidak sampai demikian, hanya aliran air seni lemah dan kandung kemih terasa tidak pernah kosong.

Keduanya juga menyerang pria di usia tua. Sekitar 1 dari 7 pria didiagnosis kanker prostat, sedangkan 1 dari 2 pria mengidap BPH.

Jika terjadi gejala yang disebut di atas, sebaiknya segera melakukan pemeriksaan dengan dokter untuk pedeteksian dini.



(wdw/up)
News Feed