Anies: Banyak Kasus Kelaparan Tapi Obesitas Juga Tinggi

Anies: Banyak Kasus Kelaparan Tapi Obesitas Juga Tinggi

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Minggu, 07 Okt 2018 14:09 WIB
Anies: Banyak Kasus Kelaparan Tapi Obesitas Juga Tinggi
Anies Baswedan saat menghadiri Hari Nasional Arab Saudi di Hotel Sultan beberapa waktu lalu (Foto: M Zhacky/detikcom)
Jakarta - Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan bahwa kasus kelaparan dan obesitas menjadi perhatian serius bagi pemerintah. Perlu upaya dari berbagai pihak agar masalah tersebut bisa teratasi dengan baik.

"Di Indonesia masih terdapat kontradiksi, banyak kasus kelaparan namun jumlah masyarakat yang obesitas juga tinggi," ujarnya saat ditemui di Taman Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (7/10/2018).

Anies menambahkan bahwa ibu merupakan ujung tombak dalam membereskan masalah kelaparan khususnya di Indonesia. Pemerintah bekerjasama dengan Kader ibu-ibu PKK (Pembinaan Kesejahteraan Keluarga) untuk memastikan bahwa setiap program yang terkait dengan kesehatan keluarga dapat berjalan baik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ibu memiliki kemampuan untuk mencium apakah ada tanda tanda kelaparan atau tidak, kalau bapak biasanya tidak sadar," tambahnya.



Perwakilan dari FAO (Food and Agriculture Organization), Adam Gerrant, mengatakan bahwa terdapat 821 juta orang yang mengalami kelaparan di seluruh dunia, tiga kali lipat dari jumlah penduduk di Indonesia. Di sisi lain, terdapat 1.9 milyar penduduk diseluruh dunia yang mengalami obesitas.

"Untuk itu, demi masa depan kita targetkan #ZeroHunger pada 2030. Hal tersebut sangat mungkin, di FAO meyadari pentingnya membasmi kelaparan," tuturnya.

Kemiskinan dan kelaparan merupakan masalah bersama, oleh karena itu diperlukan sinergi dari seluruh pihak agar kampanye #ZeroHunger pada tahun 2030 bisa terealisasikan.

"Masalah kemiskinan harus diselesaikan secara bersama sama. Tentu peran dari masyarakat juga sangat penting untuk mengatasi masalah tersebut," pungkas Anies.

(up/up)

Berita Terkait