Selasa, 09 Okt 2018 13:27 WIB

Diidap Judoka Miftahul Jannah, Ini Bedanya Low Vision dan Kebutaan

Widiya Wiyanti - detikHealth
Kebutaan dan low vision adalah dua hal berbeda. Foto: iStock
Jakarta - Low vision atau penglihatan lemah yang dialami judoka Indonesia, Miftahul Jannah ternyata berbeda dengan kebutaan. Buta benar-benar tidak bisa melihat, sedangkan low vision masih bisa melihat dengan jarak yang sangat dekat dan tidak jelas.

Meskipun masih bisa melihat, salah satu penyandang low vision dan juga seorang pengajar, Aria Indrawati mengaku bahwa dirinya lebih sering menggunakan alat bantu ketimbang mengandalkan penglihatan minimnya.

"Kalau baca saya biasa pakai buku untuk tunanetra atau tulisan braile, atau mendengarkan dengan buku audio. Kalau menggunakan komputer saya pakai aplikasi," ujar Aria yang juga Kepala Humas Yayasan Mitra Netra, kepada detikHealth, Selasa (9/10/2018).



Aria mengatakan bahwa alat bantu itu selain untuk memudahkannya, juga untuk mencegah penglihatannya bekerja dengan keras. Terutama dalam hal membaca, mata harus fokus pada tulisan.

"Dengan begitu penglihatan tidak diforsir untuk bekerja keras," tegasnya.

Penglihatan orang dengan low vision jika dipaksa bekerja terlalu keras justru dapat menurunkan penglihatannya. Yang semula mungkin sisa pengihatannya 20 persen, bisa menurun menjadi 15 persen atau bahkan hingga mengalami kebutaan.

(wdw/up)