Istri dengan suami perokok otomatis menjadi perokok pasif karena ikut menghirup asap dan paparan polutan lainnya. Paparan asap rokok dalam waktu lama berisiko memicu serangan kanker pada istri dan orang terdekat di lingkungannya. Hal tersebut diperburuk dengan lingkungan yang dipenuhi udara berpolusi.
"Faktor risiko terkena kanker paru pada perempuan dengan suami perokok memang lebih besar, meski belum ada angka tepatnya. Risiko ini lebih besar karena mereka hidup bersama dan menghirup udara yang sama," kata dokter ahli paru Jamal Zaini dari RSUP Persahabatan, Rabu (10/10/2018).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Materi karsinogenik tersebut merusak paru dengan perlahan, hingga tubuh tak bisa lagi memperbaikinya. Kondisi ini bisa diperbaiki bila suami segera berhenti merokok. Upaya preventif lain adalah menjaga pola makan, olahraga, serta berada sejauh mungkin dari rokok.











































