Selasa, 16 Okt 2018 10:25 WIB

Perbedaan Kanker Limfoma Hodgkin dan non-Hodgkin

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Perbedaan antara kanker limfoma hodgkin dan non-hodgkin. Foto: ilustrasi/thinkstock Perbedaan antara kanker limfoma hodgkin dan non-hodgkin. Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta - Pendiri Microsoft, Paul Allen meninggal dunia dikarenakan komplikasi dari kanker limfoma non-hodgkin. Kanker limfoma non-hodgkin adalah salah satu kanker yang berasal dari sistem limfatik, jaringan kelenjar getah bening tubuh yang mengirim sel darah putih yang disebut limfosit B. Namun begitu juga kanker limfoma hodgkin.

Lha, lalu apa bedanya dong?

Dikutip dari Cancer Center, sel darah putih yang disebut limfosit ini menghasilkan antibodi yang membantu kita melawan infeksi. Sehingga, pasien deBNngan kanker kedua tipe ini mungkin mengalami kelelahan ekstrim, penurunan berat badan, kehilangan nafsu makan, demam dan berkeringat, serta gejala umum lainnya. Asal kedua nama itu diambil dari nama Dr Thomas Hodgkin, peneliti inovatif yang mencatat gejala penyakit.


Perbedaan diagnostik utama antara limfoma Hodgkin dan non-Hodgkin dapat ditentukan selama biopsi, biasanya dari kelenjar getah bening yang terkena. Jika seorang ahli patologi menemukan sel Reed-Sternberg dalam biopsi, pasien didiagnosis dengan limfoma Hodgkin.

Sel Reed-Sternberg (dinamai untuk dua ilmuwan yang pertama kali mengidentifikasi sel ini di bawah mikroskop) adalah limfosit B yang bermutasi yang sangat besar menurut standar seluler yakni hingga lima kali lebih besar daripada limfosit normal.

Dr Hodgkin pertama kali mencatat beberapa gejala penyakit pada artikel 1832 yang merinci pemeriksaan postmortem beberapa pasien dengan pembesaran kelenjar getah bening dan limpa. Tiga puluh tahun kemudian, seorang dokter Inggris lainnya, Dr Samuel Wilks, mengetahui karya Hodgkin saat melakukan penelitian serupa.

Dia menamai kondisi penyakit ini dengan Hodgkin. Puluhan tahun setelah temuan Hodgkin, para peneliti lebih mampu mengenali bahwa kanker limfoma dapat dikategorikan oleh dua tipe berbeda yakni hodgkin dan non-hodgkin.

Keduanya bisa menjalani kemoterapi untuk pengobatan, radiasi, atau transplantasi stem cell. Obat targeted thearapy bisa saja dikombinasikan untuk pengobatan radiasi dan kemoterapi kanker limfoma non-hodgkin.






Tonton juga 'Targeted Therapy, Salah Satu Evolusi Terapi Kanker Baru':

[Gambas:Video 20detik]

(ask/up)
News Feed