"Jangan membeli anggur yang dijual murah di tepi jalan-jalan daerah yg baru datang secara tiba.anggur tersebut dikirim langsung dari cina yg mengandung pormalin dan itu sudah di confirm oleh dinas kesehatan kota jambi," tertulis pesan berantai yang diterima detikHealth.
Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Tetty Helfery memastikan bahwa anggur-anggur yang beredar saat ini aman konsumsi. Ia mengimbau agar masyarakat tidak mudah percaya pesan berantai yang belum pasti kebenarannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Iya pernah denger (anggur formalin -red) waktu itu udah lama. Alhamdulillah enggak ada pengaruh apa-apa," ungkap salah satu pedagang, Siti Aminah, kepada detikHealth pada Senin (22/10/2018).
Aktivitas pedagang buah di Pasar Rebo Foto: Firdaus Anwar/detikHealth |
Pedagang lainnya Dika mengatakan anggur saat ini memang sedang dijual murah tapi bukan karena mengandung formalin. Menurutnya saat ini sedang musim anggur sehingga stok melimpah dan harga secara otomatis tertekan turun.
"Anggur lagi turun drastis dari harga (Rp) 70 ribu sekarang di pinggir jalan (Rp) 35 ribu. Memang dari sananya kaya gitu karena lagi musim banget," pungkas Dika.
Nah sekarang sudah tahu kan penjelasan di balik isu anggur berformalin, jangan cari alasan lagi ya untuk malas makan buah. Penuhi kebutuhan vitamin dan serat kamu dengan rajin makan buah-buahan dan sayuran.
Saksikan juga video 'Kenali Ciri-ciri Makanan Mengandung Formalin atau Boraks':
(fds/up)












































Aktivitas pedagang buah di Pasar Rebo Foto: Firdaus Anwar/detikHealth