Cek Kesehatanmu Lewat Perubahan yang Terjadi pada Lidah (1)

Cek Kesehatanmu Lewat Perubahan yang Terjadi pada Lidah (1)

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Senin, 29 Okt 2018 09:59 WIB
Cek Kesehatanmu Lewat Perubahan yang Terjadi pada Lidah (1)
Foto: Thinkstock
Jakarta - Lidah menjadi salah satu bagian tubuh tersembunyi yang hanya bisa dilihat lewat cermin. Walau tersembunyi, bukan berarti lidah tidak bisa memberikan tanda-tanda soal kesehatan tubuhmu.

Adanya bintik, celah, atau perubahan warna mungkin tak berbahaya, tapi kadang bisa jadi adanya tanda infeksi, stres, masalah obat bahkan urusan pertambahan usia juga bisa tertampak di lidah. Dikutip dari WebMD, berikut tanda-tanda kesehatan yang bisa kamu cek lewat lidahmu:

Berbintik-bintik putih

Foto: Instagram
Bintik berwarna putih bisa jadi adanya infeksi jamur. Biasanya terjadi setelah penyakit atau obat-obatan mengganggu keseimbangan bakteri di mulut. Bintik ini bisa berarti lichen planus, yang berarti saat sistem imun menyerang jaringan di dalam mulutmu.

Jika kamu melihat adanya area berwarna putih dan terlihat keras serta tak bisa dikerok, bisa jadi itu adalah leukoplakia, yang umumnya terjadi usai merokok dan juga bisa menjadi salah satu kaitan dengan kanker. Periksakan ke dokter jika kamu temukan bintik putih seperti ini.

Ada 'rambut'

Foto: Thinkstock
Yap, lidah juga bisa memiliki 'rambut', yang kadang berwarna hitam, cokelat, atau putih dan tampak seperti bulu hewan. 'Rambut' tersebut merupakan protein yang mengubah bintik-bintik kecil normal di lidah menjadi untaian, di mana bakteri dan sisa makanan terjebak di sana.

Biasanya kondisi ini akan hilang jika kamu mengerok atau menyikat lidahmu. Jika tak bisa dikerok, kemungkinan besar itu adalah leukoplakia yang terjadi pada orang yang terinfeksi virus seperti HIV atau Epstein-Barr.

Berwarna hitam

Foto: Instagram
Tak hanya berwarna hitam saat 'berambut', namun lidah juga bisa berwarna hitam usai meminum antacid dengan makanan atau minuman yang mengandung bahan bismuth. Bagi beberapa orang, lidah menjadi hitam saat kontak dengan air liur.

Kondisi lidah berwarna hitam ini tidak berbahaya dan biasanya hilang ketika kamu berhenti meminum obat tersebut.

Berwarna merah terang

Foto: Thinkstock
Lidah yang sehat umumnya berwarna merah muda, namun jika lidahmu mendadak berwarna merah terang seperti warna stroberi maka kamu perlu waspada. Lidah merah terang biasanya menjadi tanda awal dari penyakit langka Kawasaki yang membuat pembuluh darah di sekujur tubuh meradang.

Penyakit ini biasa terjadi pada anak-anak. Gejala lain yang mengikuti adalah demam scarlet (demam yang disertai ruam). Lidah yang sehat juga memiliki bintil-bintil, maka jika lidahmu berwarna merah terang dan memiliki tekstur mulus yang disertai rasa nyeri, bisa jadi tanda tubuhmu kekurangan vitamin B3.

Rasa terbakar

Foto: Thinkstock
Walau tak baru saja meminum minuman panas, jika lidahmu mendadak terasa terbakar dan berasa logam atau pahit, bisa jadi kamu terkena sindrom mulut terbakar (burning mouth syndrome) yang berarti ada masalah dengan saraf di lidah.

Beberapa masalah kesehatan seperti mulut kering, infeksi, refluks asam dan diabetes juga bisa menyebabkan kondisi ini. Bagi beberapa orang, makanan asam seperti nanas dan juga pasta gigi, cairan pencuci mulut, permen atau permen karet juga bisa membakar mulut dan lidah.

Halaman 2 dari 6
Bintik berwarna putih bisa jadi adanya infeksi jamur. Biasanya terjadi setelah penyakit atau obat-obatan mengganggu keseimbangan bakteri di mulut. Bintik ini bisa berarti lichen planus, yang berarti saat sistem imun menyerang jaringan di dalam mulutmu.

Jika kamu melihat adanya area berwarna putih dan terlihat keras serta tak bisa dikerok, bisa jadi itu adalah leukoplakia, yang umumnya terjadi usai merokok dan juga bisa menjadi salah satu kaitan dengan kanker. Periksakan ke dokter jika kamu temukan bintik putih seperti ini.

Yap, lidah juga bisa memiliki 'rambut', yang kadang berwarna hitam, cokelat, atau putih dan tampak seperti bulu hewan. 'Rambut' tersebut merupakan protein yang mengubah bintik-bintik kecil normal di lidah menjadi untaian, di mana bakteri dan sisa makanan terjebak di sana.

Biasanya kondisi ini akan hilang jika kamu mengerok atau menyikat lidahmu. Jika tak bisa dikerok, kemungkinan besar itu adalah leukoplakia yang terjadi pada orang yang terinfeksi virus seperti HIV atau Epstein-Barr.

Tak hanya berwarna hitam saat 'berambut', namun lidah juga bisa berwarna hitam usai meminum antacid dengan makanan atau minuman yang mengandung bahan bismuth. Bagi beberapa orang, lidah menjadi hitam saat kontak dengan air liur.

Kondisi lidah berwarna hitam ini tidak berbahaya dan biasanya hilang ketika kamu berhenti meminum obat tersebut.

Lidah yang sehat umumnya berwarna merah muda, namun jika lidahmu mendadak berwarna merah terang seperti warna stroberi maka kamu perlu waspada. Lidah merah terang biasanya menjadi tanda awal dari penyakit langka Kawasaki yang membuat pembuluh darah di sekujur tubuh meradang.

Penyakit ini biasa terjadi pada anak-anak. Gejala lain yang mengikuti adalah demam scarlet (demam yang disertai ruam). Lidah yang sehat juga memiliki bintil-bintil, maka jika lidahmu berwarna merah terang dan memiliki tekstur mulus yang disertai rasa nyeri, bisa jadi tanda tubuhmu kekurangan vitamin B3.

Walau tak baru saja meminum minuman panas, jika lidahmu mendadak terasa terbakar dan berasa logam atau pahit, bisa jadi kamu terkena sindrom mulut terbakar (burning mouth syndrome) yang berarti ada masalah dengan saraf di lidah.

Beberapa masalah kesehatan seperti mulut kering, infeksi, refluks asam dan diabetes juga bisa menyebabkan kondisi ini. Bagi beberapa orang, makanan asam seperti nanas dan juga pasta gigi, cairan pencuci mulut, permen atau permen karet juga bisa membakar mulut dan lidah.

(frp/up)

Berita Terkait