Senin, 29 Okt 2018 14:08 WIB

Bahaya Tren Mukbang, Bikin Obesitas Hingga Sebabkan Iritasi Lambung

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Mukbang ternyata bisa membahayakan kesehatan, lho. Foto: Istimewa Mukbang ternyata bisa membahayakan kesehatan, lho. Foto: Istimewa
Jakarta - Tren mukbang alias makan besar yang ditayangkan secara online sedang viral di media sosial. Tren yang berasal dari Korea Selatan ini akan dilarang di negara asalnya mulai tahun depan akibat jadi salah satu penyebab naiknya angka obesitas di sana.

Selain jadi penyebab obesitas, mukbang juga bisa menimbulkan bahaya-bahaya lainnya untuk kesehatan, terutama pada pencernaan. dr Titi Sekarindah, SpGK, dari Rumah Sakit Pusat Pertamina Kebayoran Baru menyebutkan beberapa di antaranya, seperti iritasi lambung dan gastroesophageal reflux disease (GERD).

"Ususnya dibebani segitu banyak, nanti bisa bermasalah. Apalagi kalau pedas. Lambung jadi melebar (karena porsi makan yang banyak), terus iritasi atau bisa jadi GERD. Ada yang punya diabetes atau masalah gangguan metabolisme, (kalau mukbang) gula darahnya bisa meningkat," kata dokter yang akrab disapa Titi ini, kepada detikHealth, Senin (29/10/2018).


Walaupun memang tiap orang memiliki kapasitas lambung yang berbeda-beda, namun dr Titi menegaskan jika terlalu sering dilakukan juga tetap akan membahayakan. Sehingga ia menyarankan untuk tidak menjadikan mukbang perilaku makan sehari-hari atau terlalu sering.

"Kalau cuma sekali sih, untuk show atau untuk fun aja nggak apa-apa, paling kalau yang nggak kuat ya dia muntah-muntah atau sakit perut. Tapi kalau jadi perilaku sehari-hari ya lebih baik jangan," pungkas dr Titi.





Tonton juga 'Doyan Mukbang Lebih dari 10 Ribu Kalori, YouTuber Ini Tetap Kurus':

[Gambas:Video 20detik]

(frp/up)