Jumat, 02 Nov 2018 12:03 WIB

Makin Banyak Perokok Muda, Riskesdas 2018 Sebut Angkanya 9,1 Persen

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Rokok di kalangan remaja makin mengkhawatirkan (Ilustrasi: Agung Pambudhy)
Jakarta - Prevalensi merokok pada remaja usia sekolah atau usia 10-18 tahun mengalami kenaikan menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) terbaru. Persentase perilaku merokok remaja pada Riskesdas 2018 tercatat sebesar 9,1 persen, meningkat dari Riskesdas 2013 yakni 7,2 persen.

"Terkait dengan perilaku, merokok pada remaja cenderung naik. Itulah pentingnya edukasi pada remaja," tutur Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes), Dr Siswanto, saat ditemui di Gedung Kementerian Kesehatan RI, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (2/11/2018).



Angka tersebut masih jauh dari target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) yaitu sebesar 5,4 persen.

Menteri Kesehatan RI, Nila F Moeloek, berujar pemerintah melakukan upaya intervensi untuk mengurangi perilaku tidak sehat remaja seperti konsumsi rokok dan alkohol.

"Perilaku ini saya garis bawahi betul. Untuk perubahan perilaku kita membuat program pendekatan keluarga jadi artinya kita harus ke masing-masing keluarga kita beri edukasi, informasi, kita dorong agar keluarganya menjadi sehat," pungkasnya.

(up/up)