Jumat, 02 Nov 2018 16:35 WIB

Meningkat! 7 Permil Rumah Tangga di Indonesia Punya Pasien Gangguan Jiwa

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Mulai terbuka dengan kesehatan mental kamu dan jangan malu mencari bantuan. (Foto: ilustrasi/thinkstock) Mulai terbuka dengan kesehatan mental kamu dan jangan malu mencari bantuan. (Foto: ilustrasi/thinkstock)
Jakarta - Proporsi rumah tangga dengan ganggguan jiwa skizofrenia atau psikosis mengalami kenaikan yang memprihatinkan yakni sebesar 7 permil (sebelumnya tertulis 'persen') pada Riskesdas 2018, sangat tinggi dibandingkan dengan 2013 yakni sebesar 1,7 permil.

"Skizofrenia adalah salah satu manifestasi dari persoalan tidak hanya kesehatan individu tapi juga dari komunitas," tutur Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI, Anung Sugihantono, saat ditemui di Gedung Kementerian Kesehatan Jl Rasuna Said, Jumat (2/11/2018).

Kecenderungan masyarakat indonesia yang mengalami depresi kian meningkat. Depresi yang tidak mendapat penanganan serius akan menyebabkan munculnya depresi tingkat berat seperti skizofrenia.



Sementara itu, prevalensi gangguan mental emosional pada penduduk 15 tahun keatas juga mengalami kenaikan dari 6 persen pada Riskesdas 2013 menjadi 9,8 di tahun 2018.

"Lunturnya ikatan sosial dan lain sebagainya yang harus kita lihat secara utuh. Jadi sekarang kita harus mulai melihat determinannya dari sebuah masalah gangguan jiwa yang dihadapi oleh masyarakat dari kultur Indonesia," pungkasnya.

(up/up)