Selasa, 06 Nov 2018 08:36 WIB

Bangun Lebih Pagi Mengurangi Risiko Terkena Kanker Payudara

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Risiko kanker payudara lebih rendah pada perempuan yang terbiasa bangun lebih pagi (Foto: iStock) Risiko kanker payudara lebih rendah pada perempuan yang terbiasa bangun lebih pagi (Foto: iStock)
Jakarta - Butuh alasan untuk bangun pagi? Sebuah penelitian terbaru mengaitkan kebiasaan bangun pagi dengan risiko kanker payudara yang lebih rendah.

Penelitian yang dilakukan di University of Bristol ini melibatkan lebih dari 400 ribu wanita. Hasilnya, mereka yang terbiasa bangun pagi punya risiko 48 persen lebih rendah untuk terkena kanker payudara dibandingkan mereka yang tidur larut.

Temuan lain yang terungkap dalam penelitian ini adalah mereka yang tidur terlalu lama lebih berisiko didagnosis kanker payudara. Tiap satu jam kelebihan waktu tidur dari 7-8 jam yang dianjurkan, risiko meningkat 20 persen.

Menurut para ilmuwan, terjaga hingga larut malam kemungkinan berdampak pada jam biologis. Berbagai penelitian sebelumnya menyebut para wanita yang bekerja di shift malam lebih rentan terkena kanker payudara.



Namun para ilmuwan belum bisa menyimpulkan dengan pasti apa yang membuat pola tidur berpengaruh pada risiko kanker payudara. Karenanya, tidak perlu terburu-buru mengubah pola tidur jika memang tidak memungkinkan.

"Tida serta merta mengubah kebiasaan tidur akan mengurangi risiko kanker payudara. Kelihatannya lebih kompleks dari itu," kata Dr Rebecca Richmond dari University of Bristol, dikutip dari Dailymail, Selasa (6/11/2018).

(up/up)
News Feed