Kamis, 08 Nov 2018 16:30 WIB

Duh! Warga RI Dinilai Rutin Minum Air Namun Konsumsi Gula Tinggi

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Banyak minum manis seperti thai tea, ternyata semakin meningkat. Foto: iStock Banyak minum manis seperti thai tea, ternyata semakin meningkat. Foto: iStock
Jakarta - Soal urusan minum air, Indonesia terbilang sudah sangat tercukupi. Dalam publikasi Liq.in 7 atau European Journal of Nutrition tahun 2018 menunjukkan angka sebanyak 78 persen anak-anak, 79 persen remaja dan 72 persen dewasa dari total 3.644 partisipan, dengan air putih sebagai kontributor total asupan cairan untuk seluruh umur (76-81 persen).

Namun di balik itu, terjadi peningkatan jumlah konsumsi minuman manis atau bergula sebanyak 24 persen anak, 41 persen remaja dan 33 persen dewasa dengan konsumsi 1 porsi (250 ml) per harinya. Hal ini cukup mengkhawatirkan karena walau telah tercukup kebutuhan cairan dengan air putih, namun minuman bergula bisa berisiko menyebabkan penyakit seperti diabetes tipe 2, penyakit jantung dan masalah metabolisme.

Ketua Indonesian Hydration Working Group (IHWG), dr Budi Wiweko, SpOG(K), MPH, menyebutkan dengan kondisi seperti itu tidak akan berarti apa-apa. Belum lagi jika ditambah adanya low drinkers, yakni orang-orang yang terhidrasi kurang dari 1,2 liter per harinya, dan diperkirakan pada tahun 2015 ada 21 juta low drinkers dewasa di Indonesia.


"Jadi walaupun total water intake-nya naik, itu tidak akan berarti apa-apa kalau sebagian air yang kita minum itu air yang manis. Teh botol, thai tea apalagi," paparnya, pada konferensi pers 2nd Indonesian Hydration and Health Conference di Gedung IMERI Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Rabu (7/11/2018).

dr Iko memaparkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 di mana angka prevalensi diabetes mellitus meningkat jadi 2 persen dan juga obesitas 21,8 persen. Bisa jadi, angka ini meningkat akibat konsumsi minuman manis yang semakin tinggi tersebut.

Oleh karena itu, dr Iko menyarankan untuk menghindari minuman manis dan perbanyak meminum air putih, terutama yang memiliki pH netral yakni 7,4. Jika ingin meminum selain air putih juga tidak masalah, namun pastikan meminumnya tanpa gula dan tidak terlalu kental karena kurangnya komponen air di dalamnya.

IHWG juga memulai program Ayo Minum Air (AMIR) yang digalakkan mulai sejak usia sekolah, seperti penyediaan dispenser dalam kelas atau menyediakan toilet yang bersih agar anak-anak tak enggan ke toilet.

(frp/up)
News Feed