Dikutip detikHealth dari Everyday Health, ini dia sejumlah hal yang perlu kamu perhatikan mulai dari sekarang. Enggak ada salahnya untuk membagikan artikel ini ke teman-temanmu yang lain.
Celana jeans super ketat dan masalah pencernaan
|
Foto: Ilustrasi (Thinkstock)
|
"Terutama ketika seseorang makan terlalu banyak," kata Jamie Koufman, MD, spesialis refluks dan penulis dari 'Dropping Acid: The Reflux Diet Cookbook and Cure'.
Tekanan pada perut ini bisa memancing refluks asam lambung dan menimbulkan heartburn atau sensasi terbakar pada area dada.
"Bukan ide yang bagus untuk memakai sesuatu yang ketat untuk makan malam, khususnya jika sudah larut," tambahnya. Jika memang kamu harus memakai pakaian yang ketat, Koufman menyarankan untuk makan lebih sedikit dan rendah lemak untuk mengurangi risiko refluks. Longgarkan juga pakaian sesudah kamu makan bila memang memungkinkan.
Hati-hati nih yang suka pakai korset
|
Foto: Twitter
|
"Kami sudah mengetahui hal ini selama bertahun-tahun dan melihatnya pada wanita yang mengenakan korset. Sekarang kita melihatnya di pakaian kompresi lain, yang telah menjadi aksesori mode yang cukup umum. Jadi kami melihat semakin banyak wanita yang mencoba terlihat ramping dalam pakaian mereka," ujar Dr Avitzur.
Awas, pakai dasi jangan kekencengan, lho
|
Foto: Thinkstock
|
Penulis penelitian berteori bahwa kemungkinan kebiasaaan ini tidak mempengaruhi orang yang sehat, namun tetap berpotensi mempengaruhi risiko pada orang dewasa dengan faktor risiko stroke.
Alergi pada bahan pakaian yang dikenakan
|
Alergi pada bahan baju tertentu. Foto: dok. Thinkstock
|
"Menariknya kain wol khususnya dapat menyebabkan reaksi alergi pada orang, biasanya disebut dermatitis kontak," ungkap Dr Ogden.
"Ini adalah ruam gatal yang kadang-kadang bisa memiliki benjolan di atasnya dan tampaknya kronis."
Orang yang memiliki kulit sensitif atau riwayat eksim berisiko lebih tinggi terkena iritasi dari kain-kain ini, begitu juga orang-orang yang punya alergi secara umum.
Bahan sintetis
|
Baju dnegan bahan sintetis. Foto: ilustrasi/thinkstock
|
Kaus kaki elastis, pakaian dalam dan bra juga dapat menyebabkan ruam pada beberapa orang karena karet khususnya jika kamu menyadari kamu bereaksi buruk terhadap pewarna. Dr Ogden merekomendasikan mencuci pakaian baru sebelum memakainya untuk pertama kalinya.
Bahan sintetis seperti nilon dan lycra bisa juga menyebabkan masalah ketika digunakan untuk bawahan, tidak seperti bahan katun, bahan-bahan itu menjaga kelembaban dan panas dan bisa menjadi tempat berkembang biak untuk infeksi jamur.
Halaman 2 dari 6










































