Senin, 12 Nov 2018 18:34 WIB

Hari Pneumonia Sedunia

Masuk 10 Besar Penyakit Rawat Inap di RI, Kenali Pneumonia Sejak Dini!

Yoga Radyan Nalendra - detikHealth
Pneumonia masuk 10 besar penyakit rawat inap di RS. Foto: Thinkstock Pneumonia masuk 10 besar penyakit rawat inap di RS. Foto: Thinkstock
Jakarta - Angka kematian sekitar 1,4 juta pertahunnya secara global (tujuh persen penyebab kematian), angka kematian terbanyak pada usia anak-anak dan orang tua (di atas 75 tahun). Di Indonesia pada tahun 2010, pneumonia termasuk dalam sepuluh besar penyakit rawat inap di rumah sakit, dengan estimasi kasus 53,95 persen pada laki-laki dan 46,05 persen pada perempuan.

"Kenapa yang disasar adalah anak-anak dan orang tua? Karena daya tahan tubuh mereka rendah. Anak-anak di bawah lima tahun, imunitasnya belum berkembang secara sempurna. Kalau orang tua atau lansia memang imunitasnya mulai menurun," kata Dr dr Erlina Burhan, SpP(K) seorang dokter spesialis paru dari RS Persahabatan, saat ditemui di rumah Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) di kawasan Cipinang, Jakarta Timur, Senin (12/11/2018).

Menurutnya resiko pengidap penyakit pneumonia dipengaruhi beberapa faktor.

"Pertama usia, anak kecil dan orang lansia. Lalu seseorang yang sudah mengidap penyakit jantung, ginjal, hati, dan susunan saraf, kalau mengidap seperti itu, terjadi pneumonia bisa saja," ungkapnya.


Lalu untuk mencegah terjadinya pneumonia, dr Erlina mengatakan harus berhenti merokok, mengurangi atau berhenti konsumsi alkohol, gizi harus tercukupi, kesehatan gigi diperiksa secara teratur, dan vaksinasi.

"Untuk vaksin di Indonesia sendiri masih belum menjadi kebiasaan (menggunakan). Tetapi kita sudah memperkenalkan (kepada masyarakat) bahwa salah satu upaya untuk mencegah pneumonia dengab cara vaksinasi," ujarnya.

"Kita ada dua jenis vaksin untuk meredam penyakit pneumonia. Pertama vaksin pneumokokus dan yang kedua influenza," tutupnya.

(Yoga Radyan Nalendra/up)
News Feed