Rabu, 14 Nov 2018 13:37 WIB

Rizal Ramli: Sistem BPJS Kesehatan Dirancang 'Gagal'

Rosmha Widiyani - detikHealth
Pengamat Rizal Ramli menilai BPJS Kesehatan dirancang memang untuk defisit (Foto: Bagus Prihantoro Nugroho/detikcom) Pengamat Rizal Ramli menilai BPJS Kesehatan dirancang memang untuk defisit (Foto: Bagus Prihantoro Nugroho/detikcom)
Jakarta - Pengamat ekonomi Rizal Ramli menyatakan, sistem BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Kesehatan dirancang tidak berhasil secara finansial. Defisit keuangan berisiko terus terjadi, selama tidak ada perbaikan suntikan modal awal dan sistem iuran.

Menurut Rizal, BPJS Kesehatan hanya menerima Rp 5 triliun sebagai modal awal pada Januari 2014. Terbatasnya modal menyebabkan pelayanan pada masyarakat tidak tersedia maksimal. Hal ini pasti menimbulkan masalah di kemudian hari.



"BPJS Kesehatan sejak pendirian dirancang untuk gagal. Iurannya terlalu kecil akibatnya tidak bisa bertahan hidup. Modal juga terlalu sedikit sehingga pasti bermasalah," kata Rizal pada Rabu (14/11/2018).

Rizal menyarankan pemerintah memberi tambahan modal awal sebesar Rp 20 triliun. Menurutnya, besaran dana tersebut memungkinkan BPJS Kesehatan tak lagi bermasalah dalam waktu lama. Dana digunakan untuk perbaikan layanan medis pada masyarakat dan operasional.

Rizal mengingatkan, BPJS Kesehatan harus terus beroperasi terlepas dari kondisi keuangan negara. BPJS menjamin ketersediaan layanan kesehatan, tanpa mempertimbangkan kondisi ekonomi masyarakat.






Tonton juga 'BPJS Siapkan Santunan untuk Keluarga Korban Lion Air':

[Gambas:Video 20detik]

(up/up)
News Feed