Namun metode tanam benang untuk koreksi bentuk hidung tidak disarankan dokter ahli bedah plastik dr Teuku Adifitrian SpBP atau lebih dikenal dengan dr Tompi. Perbaikan tampilan tidak sepadan dengan risiko yang mungkin terjadi pada pasien.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Benang berisiko keluar dari kulit akibat penipisan jaringan. Bentuknya seperti jerawat namun tidak kunjung sembuh. Benang yang sudah terlanjur ditanam harus dikeluarkan dari jaringan hidung dengan operasi.
Benang tidak cukup kuat untuk menarik ujung hidung hingga membentuk sudut. Koreksi hanya bisa dilakukan dengan penambahan tulang rawan di bagian ujung hidung. Penyangga berbentuk mirip tripod yang cukup kuat menahan jaringan tulang rawan yang telah terbentuk sebelumnya.











































