Ingin Latihan Jiu-Jitsu? Catat Tips dari Atlet Cantik Simone Julia

Ingin Latihan Jiu-Jitsu? Catat Tips dari Atlet Cantik Simone Julia

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Minggu, 18 Nov 2018 11:23 WIB
Ingin Latihan Jiu-Jitsu? Catat Tips dari Atlet Cantik Simone Julia
Olahraga bela diri selain menyehatkan bisa jadi bekal untuk melindungi diri sendiri dari ancaman kekerasan. (Foto: Frieda Isyana Putri/detikHealth)
Jakarta - Cantik dan bugar tepat menggambarkan Simone Julia, seorang atlet jiu-jitsu yang sempat tergabung dalam timnas Indonesia di Asian Games 2018 lalu. Selama empat tahun ia menggeluti jiu-jitsu hingga jatuh cinta pada cabang olahraga bela diri tersebut, dan membagi tipsnya bagi kamu yang tertarik ingin mempelajarinya.

"Tips? Ya mulailah! Nggak ada tips tertentu, coba carilah gym yang berada di deket kamu dan cobalah ikuti satu kelas," timpal wanita berambut ikal ini kepada detikHealth, saat ditemui di kawasan Senayan, Sabtu (17/11/2018).

Tidak ada batasan umur untuk memulai berlatih jiu-jitsu atau bela diri apapun. Terutama wanita, jangan takut dengan olahraga bela diri karena justru sangat penting karena berguna untuk melindungi diri serta mengurangi risiko alami kekerasan atau penyerangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



Jika ingin melatih anak-anak, disarankan mulai dari usia 6 tahun ke atas. Simi, sapaan akrabnya, menyebut sangat baik pula mengajarkan jiu-jitsu pada anak-anak karena bisa sangat membantu untuk melawan bullying, karena banyak kasus bullying terjadi pada saat usia sekolah.

"There is no age limit! Aku mulai jiu-jitsu di umur 24 tahun. Ada yang mulai dari umur 40 tahun juga ada banyak. Jangan takut nggak akan lentur, you'll get better with time," tutur Simi yang memfavoritkan basket dan latihan penguatan di luar jiu-jitsu.

Agar tetap bugar baik sebagai atlet maupun seseorang yang menggeluti dunia olahraga bela diri, Simi mengaku tak memiliki diet khusus. Ia hanya 'berdiet' apabila sedang ada pertandingan. Terutama jika ia harus turun berat badan untuk pertandingan, ia memfokuskan banyak makan lemak sehat, mengurangi karbohidrat dan menaikkan olahraga kardio.

"Kalau persiapan untuk tanding lebih ketat, lebih sehat, karena kamu butuh untuk memberikan energi pada tubuhmu. Tapi kalo lagi off season atau nggak lagi tanding aku makan apa yang aku mau. Nasi goreng everyday, hehehe.." tandasnya.

(frp/fds)

Berita Terkait