Minggu, 25 Nov 2018 08:30 WIB

Kosmetik Terkenal Banyak Dipalsukan, BPOM Sarankan Hati-Hati

Rosmha Widiyani - detikHealth
BPOM menyarankan masyarakat makin hati-hati sebelum membeli produk kosmetika. (Foto: Rachman Haryanto) BPOM menyarankan masyarakat makin hati-hati sebelum membeli produk kosmetika. (Foto: Rachman Haryanto)
Jakarta - Dalam beberapa proses penindakan produk kosmetik, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan adanya produk terkenal buatan dalam atau luar negeri. BPOM menyarankan masyarakat makin hati-hati sebelum membeli produk kosmetika.

"Kita mendapati adanya modus penipuan yang menggunakan produk kosmetika merk terkenal. Produk ini dibuat semirip mungkin dengan yang asli sebelum dilempar ke masyarakat. Modus ini masih terus kita dalami," kata Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik BPOM, Maya Gustina Andarini dalam Kampanye Cerdas Memilih dan Menggunakan Kosmetika Aman dan Bermutu, Sabtu (24/11/2018).



Pelaku pemalsuan terancam sanksi pidana sesuai hukum yang berlaku. Selain produk sejenis, pelaku penipuan membuat produk yang tidak dibuat merk asli. Hal ini patut menjadi perhatian masyarakat sebelum membeli. Daftar produk keluaran produsen kosmetik legal yang terbukti aman bisa dilihat di situs BPOM.

Dengan modus ini, Maya kembali mengingatkan masyarakat melakukan observasi sebelum membeli. Selain melihat di daftar BPOM, observasi bisa dilakukan dengan membaca kemasan kosmetik. Kemasan minimal harus memuat nomer izin edar, tanggal kadaluwarsa, dan alamat lengkap produsen. Alamat wajib ditulis detail bukan sekadar nama kota dan propinsi.

Maya berharap masyarakat bisa makin cerdas dalam memilih dan menggunakan kosmetika. Seiring penggunaan yang makin masif, penipuan yang mendompleng merk kosmetika terkenal berisiko semakin sering ditemukan. Korban hanya bisa dihindari dengan melakukan obeservasi dan teliti sebelum membeli.

(up/up)
News Feed