Selasa, 27 Nov 2018 19:00 WIB

Selain Vaginoplasty, Operasi Selaput Dara Juga Banyak Diminati

Yoga Radyan Nalendra - detikHealth
Operasi mengembalikan selaput dara rupanya masih banyak diminati (Foto: ilustrasi/thinkstock) Operasi mengembalikan selaput dara rupanya masih banyak diminati (Foto: ilustrasi/thinkstock)
Jakarta - Operasi selaput dara maupun peremajaan vagina rupanya banyak diminati. Dokter kandungan dari Bamed women's Clinic menyebut ada berbagai alasan wanita menjalani prosedur tersebut.

"Untuk kelompok usia 20 tahunan, kelompok ini umumnya datang untuk keperluan pengembalian selaput dara atau keperawanan," kata dr Ni Komang Yeni Dhanasari SpOG, ditemui dalam sebuah diskusi di Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (27/11/2018).

Untuk kelompok usia 30-40 tahun, menurut dr Yeni, prosedur yang banyak diminati adalah operasi pengencangan vagina. Sedangkan untuk usia sekitar 50 tahun, umumnya ingin mengembalikan kandungan yang melorot sekaligus mengencangkan vagina.



Umumnya, vaginoplasty atau peremajaan vagina dilakukan untuk mengembalikan vagina ke bentuk semula. Organ intim tersebut secara alamiah mengendur karena berbagai faktor, baik penuaan maupun proses melahirkan. Kondisi ini terkadang menyebabkan rasa tidak percaya diri.

"Ambil contoh pasca-melahirkan anak, terkadang ibu rumah tangga merasa tidak percaya diri dengan kondisi fisiknya. Saat melakukan hubungan suami istri mereka merasa bentuk organ intimnya lebih melebar atau longgar. Ketakutan yang timbul bisa mengganggu keharmonisan sebuah rumah tangga sehingga menimbulkaan niat operasi vaginoplasty," jelas dr Yeni.

(up/up)
News Feed