Rabu, 28 Nov 2018 06:40 WIB

Tertarik Peremajaan Vagina? Ada Syarat Usia Minimalnya Lho

Yoga Radyan Nalendra - detikHealth
Dokter tidak akan sembarangan melakukan peremajaan vagina pada gadis di bawah umur tertentu (Foto: thinkstock) Dokter tidak akan sembarangan melakukan peremajaan vagina pada gadis di bawah umur tertentu (Foto: thinkstock)
Jakarta - Meremajakan kembali vagina yang mengendur atau berubah strukturnya, secara medis sangat memungkinkan. Tetapi dokter tidak akan sembarangan melakukannya, ada syarat tertentu termasuk usia minimal.

"Meskipun ada masalah vagina tapi kalau memang belum melahirkan dan masih di bawah umur 18 tahun, kami biasanya tidak akan melakukan prosedur medik untuk memperbaikinya. Kami sebagai dokter juga melakukan tindakan kerena indikasi bukan karena kosmetik saja," kata dr Ni Komang Yeni Dhanasari, SpOG dari Bamed Women's Clinic.

Memangnya ada yang minta diremajakan di usia tersebut? Menurut dr Yeni, demikian ia akrab disapa, perubahan bentuk maupun struktur vagina bisa terjadi karena banyak faktor, antara lain karena gangguan hormon, melahirkan, dan bahkan aktivitas seksual.



"Menurut bebarapa survei, memang sebanyak 40 persen remaja di indonesia usia 14 tahun sudah aktif secara seksual," kata dr Yeni ditemui dalam diskusi di Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (27/11/2018).

Walau aman dilakukan asal sesuai prosedur medis, peremajaan vagina tetap punya risiko. Karenanya, dr Yeni menganjurkan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum menjalani prosedur tersebut.



Simak juga video 'Perifit, Aplikasi untuk Bantu Perkuat Otot Vagina':

[Gambas:Video 20detik]

(up/up)
News Feed