Jumat, 30 Nov 2018 15:12 WIB

Saat Kentut 'Mematikan' Jadi Senjata di Kompetisi Internasional

Firdaus Anwar - detikHealth
Wesley (kiri) menuduh Gary (kanan) melepaskan kentut bau untuk mengganggu konsentrasinya. (Foto: Reuters/Getty Images) Wesley (kiri) menuduh Gary (kanan) melepaskan kentut bau untuk mengganggu konsentrasinya. (Foto: Reuters/Getty Images)
Jakarta - Di pertandingan semi final Grand Slam lempar dart, Gary Anderson (47) dari Skotlandia berhasil menang atas lawannya Wesley Harms (34) dari Belanda dengan skor akhir 10-2. Yang menarik dalam pertandingan itu Wesley menuduh kalau lawannya telah melakukan sabotase dengan sengaja melepaskan kentut bau di panggung.

"Butuh dua hari supaya bau ini hilang dari hidung saya," kata Wesley menambahkan baunya seperti telur busuk seperti dikutip dari BBC pada Jumat (30/11/2018).



Media menyoroti kejadian pertikaian antar pemain karena kentut ini. Ketua Korporasi Dart Internasional Barry Hearn mengatakannya sebagai sesuatu yang unik karena jarang kentut jadi masalah serius di kompetisi internasional.

"Pertama kalinya saya mendengar insiden kontroversial, yang hampir menular, semacam ini," kata Barry seperti dikutip dari Reuters.

Dilihat dari sisi kesehatan sebetulnya apa sih kentut itu? dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, FINASIM, FACP dari divisi Gastroenterologi Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia menjelaskan sederhananya kentut adalah gas yang terbentuk di perut.

Apa yang memicu kentut dan separah apa baunya tergantung dari makanan yang dikonsumsi. Bila kentut terlalu sering bisa jadi ada tanda masalah pencernaan namun bila terlalu jarang juga bisa membuat perut terasa kembung.

"Normalnya kentut seperti apa, sebenarnya disesuaikan dengan konsumsi makanan kita juga. Terlalu sering juga nggak baik atau terlalu jarang sampai perut kembung juga nggak bagus," kata dr Ari.

(fds/up)