Kamis, 06 Des 2018 08:30 WIB

Takut Disuntik? Bisa Jadi Kamu Mengidap Tripanofobia

Rosmha Widiyani - detikHealth
Foto anak yang sedang disuntik difteri. (Foto: Erliana Riady/detikcom) Foto anak yang sedang disuntik difteri. (Foto: Erliana Riady/detikcom)
Jakarta - Sebuah video yang viral beberapa hari lalu memperlihatkan seorang anak yang ketakutan disuntik. Sang anak akhirnya menyanyikan potongan lagu Ddu-Du Ddu-Du milik girlgroup K-Pop Blackpink, untuk mengusir rasa takutnya.

Rasa takut terhadap jarum suntik ternyata tak hanya dirasakan anak, orang dewasa juga bisa mengalami ketakutan tersebut.

Para dokter hingga sekarang belum mengetahui kondisi yang disebut tripanofobia tersebut. Dikutip dari Health Line, tripanofobia adalah ketakutan berlebihan pada prosedur medis yang menggunakan suntikan atau jarum yang menembus kulit.

Tripanofobia biasanya dipicu trauma masa kecil terhadap jarum suntik, yang dialami diri sendiri atau orang dekat. Sensasi takut umumnya baru muncul saat jarum mengenai permukaan kulit. Sensasi sakit atau aneh akibat jarum suntik menyebabkan pengidap tripanofobia mengalami serangan panik, kenaikan tekanan darah, detak jantung makin cepat, nangis, atau teriak. Reaksi lain yang kerap muncul adalah kehilangan kesadaran atau langsung lari menghindari prosedur medis.



Pengidap tripanofobia sebaiknya segera menjalani terapi, karena berisiko menyulitkan tenaga kesehatan bila memerlukan pengobatan. Dokter biasanya melakukan beberapa uji terlebih dulu, sebelum merujuknya pada dokter dengan bidang ilmu terkait. Hasil diagnosa dokter menentukan bentuk terapi yang diperlukan pasien.

Beberapa bentuk terapi yang biasanya disarankan adalah pengobatan medis, terapi paparan, dan cognitive behavioral therapy (CBT). Pengobatan medis biasanya menjadi opsi terakhir bila pasien sangat tertekan hingga tidak merespon terapi. Pengobatan juga diberikan pada pasien saat melakukan tes darah dalam proses penegakan diagnosa, yang biasanya menggunakan jarum untuk pengambilan sampel.

(Rosmha Widiyani/up)
News Feed