"Kesehatan sangat kompleks ada soal perilaku masyarakat dan budaya, yang harus diperbaiki dengan sistem. Bagaimana sistem ini kita buat, agar mengoptimalkan pelayanan dan menyadarkan masyarakat terkait kesehatan," kata Menteri Kesehatan (Menkes) Nila Moeloek pada pada rapat kerja penanggulangan defisit BPJS Kesehatan di Jakarta, Selasa (11/12/2018) dalam siaran pers yang diterima detikHealth.
Kemenkes mengalokasikan Dana Alokasi Khusus (DAK) Afirmasi Bidang Kesehatan tahun 2018, untuk membangun Puskesmas di daerah tertinggal dan perbatasan bersama pemerintah daerah. Sepanjang 2016-2018 telah tersedia 1.799 Puskesmas Keliling (Pusling) roda empat, 15.888 roda dua, 224 Pusling Air, 920 ambulans, dan 2.964 sarana prasarana Puskesmas seperti instalasi pengolahan air limbah (IPAL), genset, dan sarana air bersih.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nila berharap program ini bisa memenuhi kebutuhan masyarakat dalam pelayanan kesehatan, untuk pencegahan atau pengobatan. Tentunya, Nila berharap masalah defisit BPJS Kesehatan bisa segera selesai untuk menyempurnakan layanan pada masyarakat. Pemerintah telah sepakat kembali memberi suntikan dana Rp 5,2 triliun setelah sebelumnya Rp 4,9 triliun pada BPJS Kesehatan.











































