Senin, 17 Des 2018 11:01 WIB

Meski Sudah Sembuh, Ini Alasan Flu Bisa Cepat Balik Lagi

Nabilla Putri - detikHealth
Foto: shutterstock
Jakarta - Penyakit flu dan batuk sering disepelekan oleh banyak orang. Bahkan banyak orang hanya mengandalkan istirahat yang cukup dan makan teratur agar sembuh. Padahal flu dan batuk harus ditangani dengan tepat agar tidak tambah parah dan mengganggu aktivitas.

Medical Manager Consumer Health Division PT Kalbe Farma, dr Helmin Agustina Silalahi, mengatakan flu bisa datang kembali walaupun orang tersebut telah sembuh dari flu. Ketika sudah sembuh, seseorang bisa terkena flu lagi dengan cepat karena adanya infeksi sekunder, misalnya sinusitis dan bronkitis.

"Virus flu bisa ditunggangi oleh bakteri sama dengan infeksi sekunder, misalnya sinus," ujar dr Helmin kepada detikHealth, Rabu (12/12/2018).



Bahayanya, banyak orang yang belum bisa membedakan flu dan sinus. Sebab, kedua penyakit ini memiliki gejala yang mirip. Jika pernapasan terganggu seperti hidung mampet hingga lebih dari 7 hari dan disertai demam hingga nyeri kepala, bisa jadi seseorang terkena infeksi sinus.

Hal tersebut bisa terjadi karena tidak dilakukannya penanganan segera terhadap flu. Selain itu, bertambah parahnya flu disebabkan oleh daya tahan tubuh yang rendah.

Jika tidak diobati dengan tepat, lanjut dr. Helmin, akan menyebabkan terjadinya infeksi sekunder. Faktanya, bakteri dan kuman dapat dengan cepat menganggu sistem imun ketika daya tahan tubuh melemah usai terkena flu.

Maka flu harus ditangani secara tepat agar pengobatannya tidak memakan waktu lama. Bahkan jika dibiarkan secara terus menerus akan lebih sulit dalam menangani atau mengobatinya.



Ketika flu sudah menyerang, atasi dengan Mixagrip yang dosisnya pas, aman, dan efektif meringankan gejala-gejala flu seperti demam, bersin-bersin, hidung tersumbat, dan sakit kepala. (mul/mpr)