Rabu, 19 Des 2018 13:12 WIB

Mau Milih Jenis Kelamin Bayi? Pertimbangkan Ini Ya

Rosmha Widiyani - detikHealth
Seorang ibu sedang memeluk bayinya yang baru lahir terlepas dari jenis kelaminnya. Foto: iStock Seorang ibu sedang memeluk bayinya yang baru lahir terlepas dari jenis kelaminnya. Foto: iStock
Jakarta - Beberapa pasangan biasanya memilih jenis kelamin tertentu untuk calon bayinya. Biasanya pasangan berharap bisa mewujudkan keinginannya melalui teknologi reproduksi berbantu, misal bayi tabung.

Guru Besar Tetap Universitas Indonesia (UI) bidang Kedokteran Prof dr Budi Wiweko SpOG (K) menganggap kecenderungan pada jenis kelamin tertentu adalah hal yang sangat penting dan peka. Pasangan harus mempertimbangkan beberapa hal sebelum berharap mendapat bayi laki-laki atau perempuan.

"Terlepas dari etis atau tidaknya, apa yang akan dilakukan pasangan jika embrio bayi yang diperoleh beda dari keinginan? Ini kan sudah jadi orang, masa mau dibuang begitu saja," kata dokter ahli kandungan dan kebidanan yang kerap disapa dr Iko ini.


Pertimbangan lain adalah risiko terjadinya ketidakseimbangan populasi di masa mendatang. dr Iko merujuk kondisi yang tengah terjadi di China dengan populasi penduduk yang didomonasi pria. Selisih jumlah antara perempuan dan laki-laki mencapai 30 juta.

Menurut dr Iko, bayi laki-laki atau perempuan tidak ada bedanya. Keduanya bisa tumbuh menjadi individu berkualitas jika mendapat asupan nutrisi, kasih sayang, dan mendapat teladan yang baik dari lingkungannya.

(up/up)