Kamis, 20 Des 2018 19:05 WIB

Kemenkes RI Punya Cara Unik Manfaatkan Limbah Pembuangan AC

Kireina S. Cahyani - detikHealth
Kementerian Kesehatan RI memanfaatkan limbah pembuangan AC. Hemat air dong pastinya. Foto: Kireina/detikHealth
Jakarta -
Banyak perkantoran ataupun rumah yang belum mengetahui bahwa ternyata limbah pembuangan AC ternayata dapat juga dimanfaatkan.
Seperti yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) saat ini, yaitu melakukan gerakan kantor ramah lingkungan dengan melakukan konservasi air.
Kemenkes menggunakan air kondensasi AC ini dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan tanaman 15 meter kubik setiap harinya. Saat pemerintah DKI Jakarta ini telah melarang menggunaan air tanah untuk menghemat pembiayaan dan menciptakan kantor ramah lingkungan, Kemenkes akhirnya menampung limbah air AC.
Direktur Kesehatan Kerja dan Olahraga, drg Kartini Rustandi, M.Kes menyampaikan bahwa segala upaya yang dilakukannya ini bertujuan untuk mengendalikan faktor risiko kesehatan di lingkungan dan ketenagakerjaan.



Kemenkes menggunakan air AC untuk kebutuhan tanaman.Kemenkes menggunakan air AC untuk kebutuhan tanaman. Foto: Kireina/detikHealth
"Air AC di sini kita manfaatkan untuk menyiram tanaman di area gedung ini, tentu saja airnya juga lebih bagus daripada air tanah," tutur drg. Kartini saat ditemui detikHealth pada acara Media Briefing 'Mengenal Tugas Pokok dan Fungsi Direktorat Kesehatan Kerja dan Olahraga' detikHealth, Kamis, (20/12/2018).
Menurut drg Kartini, air kondensasi AC ini dinilai lebih baik karena ini merupakan hasil perubahan dari udara menjadi air sehingga air in tidak memiliki partikel sama sekali.
"Saat diuji dengan Total Dissolved Solid (TDS) air tanah sekitar 100 sampai 150 ppm, air PDAM 200 ppm, dan air kondensasi AC 0ppm," pungkas drg Kartini.


(ask/up)