Minggu, 23 Des 2018 08:39 WIB

Tsunami Anyer, Kemenkes: Korban Bencana Ditangani Puskesmas

Rosmha Widiyani - detikHealth
Suasana di dekat Pantai Anyer usai tsunami pada Minggu (23/12/2018) pagi. Foto: Bahtiar Rifai/detikcom Suasana di dekat Pantai Anyer usai tsunami pada Minggu (23/12/2018) pagi. Foto: Bahtiar Rifai/detikcom
Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyerahkan penanganan korban tsunami Anyer pada Pusat Kesehatan Masyarakat (puskesmas) di wilayah terdampak. Menurut Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes dr Achmad Yurianto, puskesmas hingga kini masih sanggup menangani proses evakuasi yang masih berlanjut. Tentunya pemerintah pusat dan daerah siap membantu jika puskesmas membutuhkan pertolongan penanganan korban.

"Daerah yang terdampak tsunami berada di Kabupaten Serang, Pandeglang, dan Lampung Selatan. Sebelumnya, kita sudah melakukan pelatihan penanganan tsunami sehingga puskesmas bisa bergerak sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Sejauh ini, SOP sudah dilaksanakan dan kita terus memantau jika puskesmas membutuhkan bantuan sewaktu-waktu," kata dr Achmad pada detikHealth Minggu (23/12/2018).


Achmad mengatakan, seluruh tim puskesmas turun langsung saat pengumuman terjadi bencana gelombang tinggi dikeluarkan aparat setempat. Kabupaten Serang mengerahkan 9 puskesmas, Lampung Selatan sebanyak 5 puskesmas, dan lebih dari 8 puskesmas dari Serang. Tim puskesmas bergerak bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), kepolisian, dan petugas lain yang menangani bencana.

Namun penanganan tidak hanya menjadi beban fasilitas kesehatan (faskes) yang terdampak. Achmad menjelaskan, penanganan bencana di puskesmas menerapkan neighborhood sytem yang terbuka pada bantuan faskes lain yang berbeda wilayah. Sistem ini lebih efektif karena penaganan korban tak lagi terikat sistem kewilayahan yang kaku. Hasilnya korban bisa segera mendapat penanganan.

Menurut Achmad, puskemas akan menangani korban sesuai kemampuannya. Pasien yang terluka parah bisa dirujuk ke fasilitas kesehatan selanjutnya, dengan peralatan yang memadai. Puskesmas juga membantu proses identifikasi korban bencana yang tewas.




Saksikan juga video 'Tsunami di Anyer, Ini Penjelasan BMKG':

[Gambas:Video 20detik]

(up/up)