Kamis, 27 Des 2018 18:06 WIB

Steve Emmanuel 10 Tahun Pakai Kokain, Kok 'Sehat-sehat' Saja?

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Steve Emmanuel mengaku pakai narkoba jenis kokain sejak 2008. Foto: Pradita Utama Steve Emmanuel mengaku pakai narkoba jenis kokain sejak 2008. Foto: Pradita Utama
Jakarta -
Steve Emmanuel tertangkap akibat kepemilikan kokain. Ia menyelundupkan narkoba jenis tersebut dari Belanda sebesar 100 gram untuk dipakai. Dari BAP (berita acara pemeriksaan), Steve Emmanuel mengaku sudah menggunakan narkoba jenis kokain sejak 2008.

"Yang bersangkutan sudah menggunakan sejak 2008," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Argo Yuwono, demikian dikutip dari detikHOT.

Bila dihitung, berarti sudah satu dekade atau 10 tahun lamanya Steve menggunakan kokain. Tapi kok sepertinya ia terlihat 'sehat-sehat' saja ya? Nah, detikHealth menanyakan hal ini kepada dr Hari Nugroho dari Institute of Mental Health Addiction And Neurosience (IMAN).

Pria yang akrab disapa dr Hari ini mengungkap bahwa bisa saja pria yang menggunakan kokain tidak terlihat dari luar, atau justru nampak segar. Ini dikarenakan perhitungan dosis yang tidak terlalu tinggi.


"Artinya dosis tidak ada peningkatan yang signifikan. Dan sifat cocaine itu stimulant jadi kayak semacam dopping saja, biar lebih segar, lebih lincah dan bertenaga untuk aktivitas," jelas dr Hari.

Akan tetapi bukan berarti aman-aman saja. Ketika suatu saat dosisnya makin tinggi dan bener-benar kecanduan secara fisik dan psikis, maka problem akan muncul. Apalagi diketahui kokain adalah salah satu jenis yang adiktif.

"Salah satu yg addictive tapi bukan paling addictive, justru yg paling addictive itu methamphetamine (sabu). Bedanya kalau cocaine cuma memblok atau membajak reseptor dopamine, methamphetamine selain memblok dia juga merangsang pengeluaran dopamine lebih tinggi lagi. Makanya jadi yang paling addictive," ujarnya.


Nah karena kokain salah satu zat yang adiktif, bukan enggak mungkinkan seseorang jadi kecanduan dan menambah dosis kokain terus menerus hingga mengancam nyawa. Daripada coba-coba, mendingan jangan pernah mendekati obat-obatan terlarang. (ask/up)