Selasa, 01 Jan 2019 06:42 WIB

Sakit Seusai Malam Tahun Baru? Jangan Buru-Buru Salahkan Terompet

Kireina S. Cahyani - detikHealth
Terompet model pompa yang laris manis (Foto: Kireina/detikHealth) Terompet model pompa yang laris manis (Foto: Kireina/detikHealth)
Jakarta - Terompet lagi-lagi disebut sebagai benda yang dapat menularkan penyakit berbahaya. Setiap malam pergantian tahun isu tersebut selalu saja meresahkan masyarakat.

Meski ternyata dinilai tidak akan menularkan penyakit berbahaya, meniup terompet secara bergantian juga berisiko untuk menularkan penyakit-penyakit ringan seperti flu, batuk, dan lain sebagainya.

dr RR Diah Handayani, SpP(K), menjelaskan bahwa kunci utama dari penyebab seseorang dapat tertular penyakit adalah adanya tahan tubuh.

"Banyak yang suka salah mengartikan penyebab mereka sakit setelah tahun baru adalah tertular akibat terompet. Padahal yang sering membuat orang akhirnya saling menularkan dan sakit itu karena begadang," ujar dr Diah saat dihubungi detikHealth baru-baru ini.



Menurut dr Diah dalam momen tahun baru ini kebanyakan masyarakat itu pasti begadang. Nah hal itu yang buat daya tahan tubuh seseorang jadi menurun dan akhirnya jadi bisa dengan mudah tertular virus.

"Jadi sebetulnya nggak usah menuduh tukang dagang terompet yang menyebarkan virus. Bahkan dari anggota keluarga sendiri juga kalau ada yang sakit kemudian tukar-tukaran terompet itu juga bisa tertular," pungkas dr Diah.




Tonton juga video 'Beredar Kabar Terompet Tularkan Penyakit, Ini Faktanya!':

[Gambas:Video 20detik]

(up/up)
News Feed