"Jika kamu tidur di tempat tidurmu sendiri, sepanjang hidupmu, tidur dengan orang lain di tempat tidur yang sama adalah penyimpangan yang sangat besar," Bill Fish, pelatih tidur bersertifikat kepada bustle.
"Kita juga harus berurusan dengan gangguan dalam bentuk apapun, apakah itu mendengkur, tidur bolak-balik, atau menyentuh tubuhmu secara fisik, perlu membiasakan diri," tambahnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Otak membaca sesuatu yang 'baru' adalah ancaman
|
Foto: thinkstock
|
"Jika itu pasangan tidur yang 'baru', mungkin kamu khawatir tentang hal-hal dan karenanya jadi stres. Atau mungkin kamu berada di lingkungan yang baru (tidur di tempat tidur bukan milikmu), sehingga bikin stres," Dr Els van der Helm, Pendiri Shleep menuturkan.
Setiap kali otak mencurigai bahaya, ia akan tidak memprioritaskan tidur. Sebaliknya, ia ingin kamu merasa aman secara fisik. Oleh karena itu, itu akan membuat kamu tetap terjaga atau mencegahmu tidur nyenyak.
Temperatur tubuh yang mengganggu
|
Foto: Thinkstock
|
"Banyak orang memiliki kebutuhan khusus untuk tidur yang lebih dingin daripada yang lain," tutur psikolog klinis dan dokter kesehatan tidur Dr Michael Breus.
"Secara umum, kita tahu bahwa lingkungan yang lebih dingin akan lebih baik untuk tidur dan terlelap."
Ritme sirkadian yang berbeda
|
Foto: thinkstock
|
"Rata-rata, pasangan berhenti tidur pada waktu yang sama sekitar tiga tahun atau lebih ke dalam hubungan. Faktanya, 75 persen pasangan tidak pergi tidur bersama. Waktu ketika kamu tertidur bersama sangat penting untuk keintiman. Bahkan, penelitian menunjukkan bahwa pasangan yang pola tidurnya tidak cocok melaporkan lebih banyak ketidaksepakatan, percakapan yang kurang serius, dan lebih sedikit seks-- yang semuanya dapat mempengaruhi kualitas tidur."
Belum lagi, kalau orang tersebut belum masuk jam tidurnya. Dengan naik ke kasur berulang kali, mematikan kemudian menyalakan lampu lagi, aktivitas tersebut bisa mengganggu waktu tidurmu banget.
Perpindahan gerak
|
Foto: thinkstock
|
"Mungkin alasan terbesarnya adalah kamu tidak memiliki kasur yang tepat," kata Brantner.
"Perpindahan gerak adalah hal besar di sini, karena ranjang yang salah akan membuatmu merasakan setiap kali pasanganmu bergerak, yang bisa membangunkanmu bila kamu kurang tidur."
Memiliki posisi tidur yang tidak kompatibel juga dapat membuatmu sulit tertidur.
Suara 'asing' yang mengganggu
|
Foto: iStock
|
Pasanganmu mungkin membuat suara, apakah itu besar atau kecil, dan itu bisa membuatmu tetap terjaga. Apakah itu mendengkur, suara napas yang terdengar berat, atau mungkin ngigo-ngigo kecil yang ia lakukan.
"Pasangan tidurmu hanya membuat suara, suara yang tidak biasa kamu lakukan dan ini mungkin menyebabkan kamu bangun," tutur Dr van der Helm.











































